Jaksa Periksa 10 Saksi dan Satu Tersangka Terkait Kasus Korupsi PT Asabri

Jaksa Periksa 10 Saksi dan Satu Tersangka Terkait Kasus Korupsi PT Asabri

Jakarta, Aceh Bisnis  - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung memeriksa sepuluh saksi dan satu orang tersangka terkait kasus korupsi PT ASABRI.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengungkapkan, saksi yang diperiksa antara lain DGS selaku Custody Operation Head PT Bank DBS Indonesia-Custody yang diperiksa terkait klarifikasi reksadana yang sudah disita di perkara AJS, M selaku Custody Operation Head Deutsche Bank A.G-Custody yang diperiksa terkait klarifikasi reksadana yang sudah disita di perkara AJS dan R selaku Custody Operation Head PT Bank Mandiri-Custody yang diperiksa terkait klarifikasi reksadana yang sudah disita di perkara AJS.

Kemudian yakni AH selaku Custody Operation Head PT Bank Central Asia-Custody yang diperiksa terkait klarifikasi reksadana yang sudah disita di perkara AJS, H selaku Custody Operation Head Citibank N.A.-Custody yang diperiksa terkait klarifikasi reksadana yang sudah disita di perkara AJS.

L selaku Custody Operation Head PT. Bank HSBC Indonesia-Custody yang diperiksa terkait klarifikasi reksadana yang sudah disita di perkara AJS, JJ selaku Custody Operation Head Bank Standard Chartered-Custody yang diperiksa terkait klarifikasi reksadana yang sudah disita di perkara AJS dan AK selaku Custody Operation Head PT Bank CIMB Niaga-Custody yang diperiksa terkait klarifikasi reksadana yang sudah disita di perkara AJS.

"Kemudian JCT selaku Direktur Utama PT Bravo Target Selaras yang diperiksa terkait penelusuran aset Tersangka BTS di PT Bravo Target Selaras dan CM selaku Karyawan PT Rimo International Lestari, Tbk yang diperiksa terkait penyitaan BT soal aset PT Rimo International Lestari Tbk., PT Sinergi Megah Internusa Tbk dan PT Duta Regency Karunia," katanya, Jumat (21/5/2021).

Sementara, untuk tersangka yang diperiksa yaitu tersangka IWS selaku Mantan Kepala Divisi Investasi PT ASABRI di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Tangerang, Banten.

Pemeriksaan saksi dan Tersangka dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT ASABRI.

"Pemeriksaan saksi dan Tersangka dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19," tutupnya.