Ini Pemicu Harga Minyak NaikĀ 

Ini Pemicu Harga Minyak Naik 
Ilustrasi Harga Minyak Naik (Liputan6.com/Sangaji)

 Jakarta, Aceh Bisnis - Harga minyak naik tipis pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Pendukung utama kenaikan harga minyak adalah pelemahan dolar AS.

Namun kekhawatiran tentang dampak dari peningkatan kasus virus Corona di India dan negara lain membebani harga minyak. Kenaikan kasus tersebut bisa mengurangi permintaan sehingga menekan harga.

Mengutip CNBC, Selasa (20/4/2021), harga minyak mentah Brent naik 0,42 persen ke level USD 67,05 per barel, setelah naik 6 persen pada minggu lalu. Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS naik 0,4 persen menjadi USD 63,38 per barel, setelah naik 6,4 persen minggu lalu.

Nilai tukar Dolar AS diperdagangkan pada level terendah dalam enam minggu jika dibandingkan dengan mata uang utama lainnya pada perdagangan Senin. Sedangkan imbal hasil Treasury AS melayang mendekati level terlemah dalam lima minggu.

Dolar AS yang lebih lemah membuat harga minyak lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Namun, kasus Covid-19 telah melonjak di India, importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia.

Peningkatan kasus Covid-19 tersebut mengurangi optimisme untuk pemulihan permintaan global yang berkelanjutan sehingga menekan harga minyak.

“Jika pelemahan nilai tukar dolar AS terus bertahan pada perdagangan hari ini maka komoditas energi termasuk minyak mampu mempertahankan sebagian besar keuntungan minggu lalu,” kata Presiden Ritterbusch and Associates, Jim Ritterbusch.

"Bahaya utama bagi harga minyak adalah kemungkinan munculnya kasus covid-19 dalam skala yang luas." tambah dia.

Iklan Kelender event 2021 Disbudpar aceh