Ini Alasan Honda Setop Produksi di Indonesia

Ini Alasan Honda Setop Produksi di Indonesia
Honda tutup pabrik sementara Foto: Dadan Kuswaraharja

Jakarta, Acehbisnis.com - Honda mobil Indonesia bakal menyetop produksinya selama 14 hari, terhitung mulai 13 April mendatang. Hal ini lantaran permintaan pasar kian menurun di tengah wabah pandemi corona COVID-19.

"Iya (menutup pabrik sementara-Red). Kami telah menyesuaikan tingkat produksi kami dengan permintaan pasar," ujar Business Innovation and Marketing and Sales Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy saat dihubungi detikcom, Rabu (1/4/2020).

Billy menambahkan industri otomotif dalam beberapa bulan ini di awal tahun 2020 ini mengalami penurunan begitu juga situasi perekonomian.

"Memang paruh pertama tahun ini dipengaruhi oleh disrupsi besar di pasar yang memaksa industri untuk menyesuaikan target dan strategi-nya. Dan permintaan turun cukup besar sekitar 30% di Maret lalu," tutur Billy.

Tercatat, ada beberapa model yang diproduksi oleh HPM, seperti Honda Mobilio, BR-V, HR-V, Jazz, Brio Satya, Brio RS dan CR-V.

"Karena situasi pasar yang berubah dengan cepat, kami terus menyesuaikan strategi kami untuk memenuhi permintaan pelanggan sambil tetap menjaga kondisi stok level yang sehat," jelasnya.

Berdasarkan data penjualan, Honda masih membukukan penjualan ribuan unit, khususnya di kelas city car.

Angka penjualan Honda Brio tersebut sebagian besar disumbangkan dari Honda Brio Satya dengan total 4.701 unit, meningkat dari penjualan bulan Januari yang tercatat sebanyak 4.347 unit.

Sementara itu, varian Honda Brio RS menyumbangkan penjualan sebesar 1.384 unit pada bulan Februari, juga meningkat dibanding penjualan Januari yang tercatat sebesar 1.298 unit.

Secara total, Honda Brio telah meraih penjualan 11.730 unit sepanjang dua bulan pertama tahun 2020. Jumlah tersebut meningkat sebesar 13% dibandingkan penjualan Honda Brio pada periode yang sama pada tahun 2019.

Honda Brio juga menjadi market leader di kelasnya masing-masing. Sepanjang Januari hingga Februari 2020, Honda Brio Satya meraih pangsa pasar tertinggi dengan total 27% di kelas LCGC, dengan total penjualan 9.048 unit. Sementara Honda Brio RS menguasai kelas City Car dengan pangsa pasar mencapai 63%, dengan total penjualan 2.682 unit.

Sumber:detik.com