IHSG Bakal Menguat ke 6.149?

IHSG Bakal Menguat ke 6.149?
Pekerja bercengkerama di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan terakhir di Januari 2020.

Analis Bina Artha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta menilai indikator stochastic sudah membentuk pola golden cross di area oversold. Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.

"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6065.51 hingga 6022.60. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6149.02 hingga 6190.52.52," katanya dalam riset yang dikutip Kamis (30/1/2020).

Nafan merekomendasikan saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT Jasa Marga Tbk. (JSMR) dengan target harga Rp4.900, PT Kalbe Farma Tbk., target harga Rp1.525, PT PP London Sumatera Indonesia Tbk., target harga Rp1.205, dan PT Rayamana Lestari Sentosa Tbk., target harga Rp1.085.

Sementara itu, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan indeks masih akan terkoreksi dengan rentang antara 6.002 sampai dengan 6. 254. Dia menambahkan, saat ini IHSG tampak sedang melewati rentang konsolidasi yang wajar sebelum dapat melanjutkan kenaikan.

"Support level masih tampak cukup kuat dan tahan uji sehingga momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka menengah hingga panjang," jelasnya.

Adapun saham-saham yang layak untuk dicermati menurut William antara lain PT Astra International Tbk., PT HM Sampoerna Tbk.,PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk. PT Jasa Marga (Persero) Tbk., dan PT Kalbe Farma Tbk.