Hasil Ubinan Sementara, Produksi Padi Abdya Capai 8 Ton Per Hektar

Hasil Ubinan Sementara, Produksi Padi Abdya Capai 8 Ton Per Hektar
Foto: Nasruddin

Blangpidie, Acehbisnis.com - Hasil ubinan sementara, produksi padi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang sudah di panen pada Musim Tanam (MT) Tahun 2020 dilaporkan mencapai 8 ton per hektare (Ha).

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Abdya, drh Nasruddin kepada Aceh Bisnis, Senin (29/6/2020).

Dikatakannya, angka 8 ton per hektar merupakan angka sementara di lapangan dan belum semua wilayah melakukan panen. "Nanti bisa saja bertambah atau tetap, mudah-mudahan bisa bertambah lagi,"ujar Nasruddin.

Ia juga menjelaskan, pekerjaan rumah yang terus diperjuangkan untuk mencapai IP3 atau lebih dikenal 3 kali tanam dalam setahun. Hal ini menjadi agenda penting bersama untuk meningkatkan indek pertanaman yang dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Dan ternyata berhasil dilakukan.

Menurutnya, hasil ubinan sementara ini diperoleh melalui uji coba IP3 ada sekitar 300 ha dari sawah Blang Beuah dan Cot Jirat, Lhung Tarok, kawasan Kecamatan Susoh dan Kecamatan Blangpidie. "Alhamdulilah, dari 300 ha, sudah dipanen sekitar 185 ha dan hasilnya sangat memuaskan,"paparnya.

Nasruddin menjelaskan, dengan adanya penerapan IP3 dan berhasil diharapkan membuat daerah lain termotivasi untuk melakukannya. Sehingga harapan kedepan kalau irigasi teknis sudah bagus maka penanaman tiga kali setahun sudah maksimal dilakukan.

Selain dari pada itu, kata Nasruddin, Pemkab Aceh Barat Daya terus berupaya melakukan inovasi-inovasi untuk hal-hal yang bisa menurunkan biaya-biaya produksi sehingga margin keuntungan yang diperoleh petani menjadi lebih besar. 

Untuk itu, kata dia, semangat untuk terus mendorong agar Kabupaten Aceh Barat Daya tetap menjadi Lumbung Pangan Aceh dan NasionaI karena Kabupaten ini terus berinovasi dalam pertanian khususnya menanam padi terutama di masa pandemi Corona ini.()

WTP Pemkab Pidie