Harga Minyak Turun Lebih dari 4 Persen Akibat Lockdown di Eropa

Harga Minyak Turun Lebih dari 4 Persen Akibat Lockdown di Eropa
Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)

Jakarta, Aceh Bisnis - Harga minyak turun pada perdagangan Kamis (Jumat waktu Jakarta) karena babak baru lockdown akibat kasus virus corona (Covid-19) di Eropa menghidupkan kembali kekhawatiran akan permintaan bahan bakar minyak (BBM).

Dikutip dari CNBC, Jumat (26/3/2021), harga minyak mentah Brent turun 3,8 persen menjadi USD 61,95 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 4,28 persen menjadi USD 58,26 per barel.

Kedua kontrak tersebut melonjak sekitar 6 persen pada perdagangan Rabu setelah sebuah kapal kandas di Terusan Suez, salah satu rute pengiriman minyak terpenting di dunia. Otoritas Terusan Suez mengatakan pada Kamis pihaknya telah menghentikan lalu lintas sementara sementara delapan kapal tunda bekerja untuk membebaskan kapal.

"Kami percaya bahwa insiden tersebut sebagian besar menimbulkan keributan di pasar dan akan tetap ada tanpa dampak fundamental yang bertahan lama," kata Norbert Rücker, Analis di Bank Julius Baer.

Wakil Presiden Wood Mackenzie, Ann-Louise Hittle, mengatakan penundaan beberapa hari pasokan minyak mentah atau produk lain yang melalui Terusan Suez ke Eropa dan Amerika Serikat seharusnya tidak berdampak lama pada harga di pasar tersebut.

Dampak blokade Terusan Suez terhadap harga minyak juga terbatas karena tujuan sebagian besar kapal tanker minyak adalah Eropa, tetapi permintaan Eropa saat ini lemah karena putaran baru lockdown.

“Jika Eropa berada dalam kondisi yang lebih baik dalam pertempuran COVID-19, maka gangguan tersebut mungkin akan menciptakan masalah yang lebih berkepanjangan, tetapi bukan ini masalahnya. Itulah mengapa pedagang hari ini dengan cepat mengoreksi beberapa kenaikan hari sebelumnya, "kata analis Rystad Energy Bjornar Tonhaugen.

Manajer teknis kapal mengatakan upaya lain untuk mengapung kembali kapal akan dilakukan di kemudian hari setelah upaya sebelumnya gagal. Perusahaan penyelamat mengatakan mungkin perlu waktu berminggu-minggu.