Harga Minyak Melonjak Usai Memburuknya Kasus Covid-19 di Eropa

Harga Minyak Melonjak Usai Memburuknya Kasus Covid-19 di Eropa
Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)

Jakarta, Aceh Bisnis - Harga minyak naik lebih dari 2 persen dalam perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta). Hal ini setelah gelombang baru infeksi Covid-19 di seluruh Eropa mengurangi ekspektasi pemulihan permintaan bahan bakar.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (20/3/2021), harga minyak mentah Brent ditutup naik 1,98 persen pada USD 64,53 per barel. Sementara harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik 2,37 persen menjadi USD 61,42 per barel. Keduanya diperdagangkan dalam kisaran luas lebih dari USD 2 per barel pada hari Jumat.

Pada Kamis pekan ini, harga minyak sempat turun sekitar 7 persen karena beberapa negara besar Eropa memberlakukan kembali penguncian dan program vaksinasi diperlambat oleh masalah distribusi dan kekhawatiran atas potensi efek samping.

“OPEC akan lebih mengkhawatirkan COVID, jadi ini meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan memperpanjang pengurangan produksi lagi, dan dengan penurunan tajam harga minyak, hal itu dapat mengurangi insentif produsen minyak serpih AS untuk maju. ski mereka," kata Phil Flynn, Analis Senior di Price Futures Group di Chicago.

Pengebor AS menambahkan sembilan rig minyak dalam minggu ini, kenaikan mingguan terbesar sejak Januari 2021. Pada 318 rig, jumlah tersebut merupakan yang tertinggi sejak Mei, kata perusahaan jasa minyak Baker Hughes.