Harga Minyak Dunia Kembali Stabil 

Harga Minyak Dunia Kembali Stabil 
Ilustrasi tambang migas (iStockPhoto)

Jakarta, Aceh Bisnis - Harga minyak hanya berubah sedikit pada penutupan perdagangan kamis. Hal ini terjadi setelah kenaikan dua hari berturut-turut yang membawa harga minyak berjangka ke level tertinggi dalam satu tahun, akibat penurunan persediaan.

Mengutip CNBC, Jumat (4/6/2021), harga minyak Brent berjangka untuk pengiriman Agustus turun 23 sen atau o,3 persen menjadi USD 71,12 per barel. Sedangkan harga minyak mentah AS turun 14 sen menjadi SD 68,69 per barel.

Harga minyak mentah Brent menyentuh level tertinggi sejak September 2019 di USD 71,99 per barel di awal sesi. Sedangkan harga WTI naik setinggi USD 69,40 per barel. Terkuat sejak Oktober 2018, setelah naik 1,5 persen di sesi sebelumnya.

Persediaan minyak mentah AS turun 5,1 juta barel pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 2,4 juta barel. Sementara stok bensin tumbuh 1,5 juta barel dan stok sulingan melonjak 3,7 juta barel.

"Ini adalah laporan yang beragam karena kenaikan persediaan untuk bahan bakar bensin dan solar dan penurunan permintaan tersirat untuk bensin dan bahan bakar sulingan," analis Again Capital New York, John Kilduff.

Harga minyak telah meningkat dalam beberapa hari terakhir karena ekspektasi dari para analis, termasuk Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, bahwa permintaan minyak akan melebihi pasokan pada paruh kedua tahun 2021.

Pada Selasa kemarin, OPEC+ sepakat untuk melanjutkan rencana mengurangi pembatasan pasokan hingga Juli. langkah ini untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi. Kesepakatan ini memberikan dorongan kepada harga minyak.

Pertemuan OPEC+ berlangsung 20 menit, tercepat dalam sejarah, menunjukkan kepatuhan yang kuat di antara anggota dan keyakinan bahwa permintaan akan pulih setelah pandemi Covid-19 menunjukkan tanda-tanda mereda.