Harga Emas Hari Ini, Kamis 29 April 2021

Harga Emas Hari Ini, Kamis 29 April 2021
Petugas menunjukkan imitasi emas di Unit Bisnis Logam Mulia PT. Antam di Jakarta, Kamis (7/10). Harga emas sempat mencatat rekor baru di 1.356,50 dolar AS per ons.(Antara)

Jakarta, Aceh Bisnis - Harga emas naik pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta). Hal ini setelah dolar dan imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS) mereda setelah Bank Sentra AS (Federal Reserve/The Fed) mempertahankan suku bunga acuan dan menegaskan kembali kebijakan akomodatifnya untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Dikutip dari CNBC, Kamis (29/4/2021), harga emas di pasar spot emas naik 0,2 persen menjadi USD 1.780,56 per ounce, setelah sebelumnya merosot ke level terendah sejak 16 April di USD 1.762.

Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,3 persen menjadi USD 1.773,9.

The Fed mempertahankan suku bunga dan program pembelian obligasi setelah pertemuan kebijakan dua hari, mengacu pada kekuatan ekonomi yang tumbuh tetapi tidak memberikan indikasi siap untuk mengurangi dukungannya untuk pemulihan ekonomi.

"Obligasi menguat, USD mundur tajam, dan harga emas rally ke level tertinggi hari ini setelah pengujian terendah dari kisaran sebelumnya setelah Powell berusaha keras untuk menekankan tidak akan ada pengurangan dalam kebijakan akomodatif Fed," kata Tai Wong, Kepala dari Perdagangan Derivatif Logam di BMO.

"The Fed mungkin telah menetapkan harga emas untuk pengujian di atas kisaran USD 1.800-USD 1.810, tetapi tidak jelas apakah ada momentum yang cukup untuk menembus di atas tanpa penurunan yang lebih dalam pada dolar," tambahnya.

Tolok ukur imbal hasil Treasury AS 10-tahun berbalik arah setelah naik ke level tertinggi dua minggu sebelumnya, meningkatkan daya tarik emas lantak.

Nilai tukar dolar juga turun, membuat harga emas batangan lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang dapat mengikuti stimulus yang meluas, imbal hasil Treasury yang tinggi telah menumpulkan daya tarik terhadap emas yang tidak memberikan hasil dan telah mendorong harga emas turun 6 persen sepanjang tahun ini.

Sementara itu, Goldman Sachs melihat harga emas pada USD 2.000 per ons selama 6 bulan ke depan dan mengatakan masih terlalu dini bagi bitcoin untuk bersaing dengan emas untuk permintaan safe-haven.

Di tempat lain, paladium turun 0,1 persen menjadi USD  2,939,83 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di USD 2.962,50 pada perdagangan Selasa.

Saat harga emas naik, harga perak mendatar di USD 26,23 per ounce, setelah mencapai titik terendah sejak 21 April di USD 25,80. Sedangkan Platinum turun 0,4 persen menjadi USD 1.223,38 per ounce.

Iklan Kelender event 2021 Disbudpar aceh