FPA Minta Menteri PUPR RI Tak Respon Surat Plt Gubernur Aceh

Langsa, Acehbisnis.com – Forum Pemuda Aceh (FPA) meminta kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia Basuki Hadimuljono untuk tidak merespon surat Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah tentang pelaksanaan tahapan persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol ruas Binjai – Langsa.

Demikian disampaikan ketua Forum Pemuda Aceh (FPA) Sayed Alatas Sofyan, S. sos kepada Aceh Bisnis, Kamis (14/5/2020).

“Kita meminta Pak Menteri Basuki untuk mengabaikan atau tidak merespon surat dari Plt Guber Aceh tersebut,”tandasnya.

Menurut Sayed, pandemi Covid-19 yang sedang melanda negeri ini tidak dijadikan alasan untuk menunda salah satu pembangunan insfrastruktur nasional yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo yang menjadi bagian dari Jaringan Tol Trans-Sumatera.

“Plt Gubernur kan tidak bekerja sendiri, dia memiliki banyak SDM untuk menjalankan tugas pemerintahan, jangan gegara virus corona terhambat sejumlah tahapan pembangunan yang sudah ditetapkan di tahun ini,”jelasnya.

“Toh pembangunan jalan tol bukan bersumber dari APBA tapi bersumber dari Penyertaan Modal Negara dan pinjaman perbankan,” tambahnya lagi.

Sambungnya, Pemerintah Aceh harus bekerja profesional guna mewujudkan pembangunan yang merata untuk kepentingan masyarakat.

“Dapat bekerja sesuai dengan aturan protokol kesehatan, mereka (Pemerintah Aceh-red) juga bisa berdiskusi secara online tanpa harus kontak fisik, jadi covid-19 jangan dijadikan alasan ”tukasnya.

Dalam surat tertanggal 20 April 2020, Plt Gubernur Aceh meminta Menteri PUPR RI u.p Dirjen Bina Marga agar menunda tahapan persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol Bijai – Langsa dengan alasan pandemi covid-19.()