Disdikbud Sabang Jalin Kerja sama Digitalisasi Pendidikan ke Banda Aceh

Banda Aceh, Aceh Bisnis – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang Desiana, S.Pd., M.Pd beserta jajarannya berkunjung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh untuk mempelajari penerapan aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan pelaksanaan Sistem Uji Kompetensi Guru (UKG) secara online yang diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Rombongan diterima oleh Kadis Dikbud Kota Banda Aceh Dr. Saminan, M.Pd didampingi Sekretaris Disdikbud Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd, Kabid pembinaan SMP, Evi Susanti,S.Pd.M.Si, Kepala UPTD Tekkomdik Afifudin,S.Kom, Kasubbag Program dan Pelaporan Taufiq, SE serta Kasi Data dan Informasi Pendidikan Nur Muhammad,SE.M.Pd, Rabu (3/3/2021).

Kadis Dikbud Sabang menyatakan pihaknya ingin mencapai keberhasilan seperti Kota Banda Aceh yang menjadi kota referensi pendidikan di provinsi Aceh.

“Salah satunya dengan aplikasi PPDB dan UKG secara online yang dianggap sukses dalam sistem penjaringan siswa baru dan program terbaru yang dikembangkan yaitu program peningkatan mutu guru, kami ingin belajar tentang pengembangan tersebut dari Banda Aceh,” tuturnya.

Selain itu, Desiana, S.Pd., M.Pd berharap hasil dari kunjungan ini akan melahirkan suatu kesepakatan dan kesempatan untuk mendatangkan operator sekolah di daerahnya untuk belajar secara langsung ke Banda Aceh dan menyiapkan anggaran secara khusus untuk mengundang tim ahli dari Disdikbud Kota Banda Aceh untuk mengajar dan mendampingi operator PPDB dan UKG kota sabang.

Adapun Saminan menjelaskan beberapa program unggulan Disdikbud Kota Banda Aceh guna mewujudkan Banda Aceh Kota Gemilang dalam bingkai syariah, capaian keberhasilan pelaksanaan PPDB yang telah sukses dilaksanakan dan juga pengembangan aplikasi Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dilakukan secara daring yang telah diadopsi oleh Disdik Kabupaten Pidie dan Aceh Tengah dan mengharapkan beberapa kabupaten kota di Aceh akan mengikuti jejak Disdikbud Kota Sabang untuk menjalin kerjasama digitalisasi pendidikan yang merupakan implementasi dari program smart city kota Banda Aceh.

Dalam hal ini, tambahnya, kita harus bergerak cepat menggunakan aplikasi dengan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan sekolah penggerak yang dicanangkan Kemdikbud, kolaborasi dan jalinan kerjasama pendidikan ini dapat diperluas dalam spesifikasi kerja yaitu Pengembangan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) jenjang SMP, kelompok kerja Guru (KKG) jenjang SD sebagai muara dari dinas penggerak.

"Disdikbud Kota Banda Aceh juga sudah menyiapkan tim teknis dan akan siap berangkat ke Kota Sabang guna proses transfer pengetahuan dan keterampilan, menutup pertemuan tersebut," tutup Saminan