Direktur Dit Reskrimum: Ops Sikat Rencong 2017 Difokuskan Karena Kasus Curanmor Tinggi

Direktur Dit Reskrimum: Ops Sikat Rencong 2017 Difokuskan Karena Kasus Curanmor Tinggi

Banda Aceh - Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Direktur Dit Reskrimum, Kombes Pol Sumarno mengatakan, Operasi Sikat Rencong 2017 yang dilakukan dikarenakan angka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) cukup tinggi di provinsi Aceh, khususnya di Banda Aceh dan Langsa.

Hal itu dikatakan Kombes Pol Sumarno saat konferensi pers di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Rabu (11/10/2017). "Operasi Sikat Rencong 2017 difokuskan karena kasus curanmor cukup tinggi. Kasus terbanyak yang diungkap ada di wilayah Banda Aceh dan Langsa," ujar Kombes Pol Sumarno, didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Goenawan.

Dijelaskannya, kendaraan roda dua yang diamankan yakni 58 unit dari hasil tangkapan dan 48 unit merupakan barang bukti hasil temuan pihak kepolisian. ÔÇÄPara pelaku melakukan aksinya dengan berbagai modus, seperti menggunakan kunci ganda (palsu), menggunakan kunci T dan lain-lain.

"Kendaraan dicuri pelaku di sejumlah tempat, seperti di perkantoran, masjid, sekolah, di perumahan, serta di parkiran. Masih ada pelaku lainnya yang terlibat yang saat ini masih dilakukan pencarian, termasuk para penadah hasil curian," jelas Kombes Pol Sumarno.

Direktur menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi bersama pihak terkait, seperti pemerintah daerah, untuk usulan dan mengharapkan dipasangnya CCTV di sejumlah tempat-tempat rawan akan terjadinya pencurian kendaraan bermotor.

"Karena selama ini di lokasi yang ada CCTV-nya tidak terjadi tidak terjadi curanmor. Kita juga imbau masyarakat ÔÇÄuntuk berhati-hati dan waspada saat memarkirkan kendaraannya. Selain itu, masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan baik sepeda motor atau mobil, dapat melapor dan dicek di Dit Reskrimum Polda Aceh," tambahnya.

HIMBAUAN FORKAMPIDA ACEH
IKLAN CORONA pemrpov aceh