Diguyur Hujan Deras, Gerhana Bulan Total Tak Terlihat di Aceh

Diguyur Hujan Deras, Gerhana Bulan Total Tak Terlihat di Aceh
Foto Ist

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Gerhana bulan total tidak terlihat di Aceh akibat hujan deras mengguyur Serambi Mekah, Rabu, 26 Mei 2021.

Hasil tersebut diperoleh berdasarkan amatan Kemenag Aceh di sejumlah titik, seperti, Kanwil Kemenag Aceh, Bener Meriah, Langsa, dan Lhokseumawe.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg mengatakan, jika cuaca tidak mendung maka gerhana bulan parsial sekitar 84 persen dapat diamati di seluruh wilayah Aceh.

"Karena cuaca mendung tidak terlihat dengan jelas. Di daerah dengan cuaca cerah teelihat dengan jelas," kata Iqbal.

Iqbal  mengatakan, setelah pengamatan gerhana pihaknya juga melaksanakan shalat khusuf berjamaah di aula Kanwil. Selain itu, Kanwil Kemenag Aceh juga telah menerbitkan edaran menyangkut pelaksanaan shalat khusuf di tempat masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Ini tidak sekedar fenomena alam tapi ini bukti kebesaran Allah SWT. Karena ini bentuk syukur kita kepada Allah maka kita mengimbau untuk salat di tempat masing-masing dengan tatacara yang sudah dijelaskan terlebih dahulu," kata Iqbal.

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kanwil Kemeng Aceh Alfirdaus Putra mengatakan, fenomena gerhana bulan total kali ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.

Hanya saja, kata Firdaus, untuk wilayah Aceh jika cuaca tidak mendung, gerhana hanya terlihat parsial, tidak berbentuk gerhana bulan total seperti daerah lainnya di Indonesia.


"Gerhana kali ini sebenarnya  gerhana bulan total, tapi untuk Aceh itu gerhana bulan parsial  karena ketika matahari terbenam atau  bulan terbit posisi gerhana bulan total sudah selesai di daerah Riau. Berarti kita cuma parsial cuma posisi parsial kita lumayan tinggi sampai 84 persen," kata Firdaus.

"84 persen bulan akan ditutupi bayangan matahari sehingga  bulan yang seharusnya purnama itu hanya akan terlihat sabit pada pukul 18.50 dengan catatan suasana kita tidak mendung kita bisa melihatnya sampai satu jam dua menit," ujarnya lagi.

Berdasarkan hitungan falakiyah, gerhana bulan  terjadi sejak pukul 15.47 WIB yang diawali dengan gerhana bulan penumbra. Kemudian awal gerhana total akan terjadi pada pukul 18.11 WIB, puncaknya pada pukul 18.18 WIB, dan berakhir pada pukul 18.25 WIB. Selanjutnya, akhir penumbra terjadi pada pukul 20.39 WIB.