Detik-detik Lion Air Tergelincir di Lampung

Detik-detik Lion Air Tergelincir di Lampung
Ilustrasi - Pesawat Lion Air terparkir di Apron Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Jakarta, Aceh Bisnis - Lion Air menyebutkan pesawat yang tergelincir di Bandar Udara Radin Inten II, Lampung mengakibatkan badan pesawat keluar dari landasan pacu atau runway. Seluruh penumpang dan awak pesawat dalam kondisi selamat.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menjabarkan bahwa pesawat dengan nomor penerbangan JT-173 tergelincir pada Minggu (20/12/2020) siang.

Pesawat itu terbang dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH) menuju Bandar Udara Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG). Pesawat lepas landas dari Hang Nadim pada pukul 13.33 WIB.

Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGP itu kemudian mendarat di Radin Inten II, Lampung pada pukul 14.45 WIB. Namun naas saat proses pendaratan, pesawat tergelincir hingga keluar dari landasan pacu.

Menurut Danang, ketika pesawat itu mendarat, kondisi bandara hujan deras, tapi jarak pandang memenuhi kualifikasi proses pendaratan pesawat udara.

"Setelah pesawat dalam kecepatan rendah dan proses untuk berbelok arah menuju pelataran parkir [apron], badan pesawat keluar dari landas pacu," tulis Danang dalam keterangan resmi, Minggu (20/12/2020).

Dia menjabarkan bahwa sebelum keberangkatan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan (pre-flight check) dan pesawat dinyatakan aman untuk terbang (safe for flight).

Seluruh awak pesawat yang bertugas pun sudah melalui proses pengecekan dan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat, lalu dinyatakan sehat untuk bertugas.

Pesawat Lion Air JT-173 membawa tujuh awak pesawat serta 125 penumpang dewasa, satu anak-anak, dan dua balita. Seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan dalam kondisi selamat.

"Lion Air akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pengelola bandar udara setempat dan instansi lain yang terkait dalam proses evakuasi pesawat," tulis Danang.

Sumber:Bisnis.com