Dengan Konsep Syariah, Dirut: Bank Aceh Bisa Menjadi Bank Bertaraf Nasional 

Dengan Konsep Syariah, Dirut: Bank Aceh Bisa Menjadi Bank Bertaraf Nasional acehbisnis.com

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman menyatakan, bahwa Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Provinsi Aceh merupakan peluang besar bagi Bank Daerah untuk tumbuh dan berkembang dengan konsep syariah. 

"Ini harus di manfaatkan sebesar-besarnya, agar bank yang saham mayoritasnya milik pemerintah daerah ini dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri,"ungkap Dirut Bank Aceh Syariah ini.

Peryataan tersebut disampaikannya dalam diskusi yang di laksanakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh. Kegiatan yang dilangsungkan, Senin (3/5/2021) di salah satu hotel di Banda Aceh. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BI Aceh, Achris Sarwani, Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Yusri, dan Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman, serta anak yatim dan fakir miskin.

Ia juga menyatakan, bukan tak mungkin suatu saat Bank Aceh akan berkembang di tingkat nasional, bahkan Internasional dengan konsep Syariah ini. 

“Kita boleh saja bermimpi suatu saat bank Aceh yang merupakan bank daerah bisa menjadi bank bertaraf nasional atau internasional, yang terbaru Bank Aceh menjadi satu-satunya dan pertama bank BPD yang menjadi mitra penyaluran BLT sebelumnya penyaluran ini dilakukan oleh bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), BNI, BRI, Mandiri dan BTN,”papar Haizir Sulaiman. 

Acara diskusi mengusung tema, implementasi Qanun LKS Aceh, peluang dan tantangan perbankan syariah tersebut, di moderatori Dr Hendra Syahputra, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Ar Raniry. Turut hadir juga Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman, dan Kanwil DJP Aceh, Imanul Hakim.

Sementara itu, Kepala BI Aceh, Achris Sarwani, sangat mendukung keberadaan Qanun LKS, dan mengharapkan aturan tersebut membuka peluang pasar ekonomi syariah dapat terus tumbuh.

Diakhir acara, atas dukungan Bank Indonesia perwakilan Aceh, JMSI menyerahkan santunan kepada dua puluh anak yatim keluarga wartawan. Hendro Saky menyampaikan bahwa, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban dalam menghadapi lebaran idul fitri.

Bantuan berupa paket kain sarung, masker dan hand sanitizer, serta uang tunai senilai Rp500 ribu, di serahkan langsung oleh Kepala BI Aceh, Kepala OJK Aceh, Ketua DPR Aceh, dan Dirut Bank Aceh Syariah, didampingi Sekretaris JMSI, Akhiruddin, dan Ketua PWI Aceh, Tarmizilin Usman.()

Iklan Kelender event 2021 Disbudpar aceh