d'Rooftalk: Perebutan Kuasa di Partai Demokrat

d'Rooftalk: Perebutan Kuasa di Partai Demokrat
Foto: 20Detik

Jakarta, Aceh Bisnis - Polemik dualisme kepengurusan Partai Demokrat usai digelarnya kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, terus berlanjut hingga hari ini. Kini Demokrat terbelah menjadi dua kubu, yakni kubu AHY dan Moeldoko. Kedua kubu akan beradu kuat memperoleh legalitas sebagai sebuah partai politik di Kemenkumham.

Setelah KLB memilih Moeldoko, yang menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), sebagai Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) langsung menegaskan bahwa dirinyalah Ketum Partai Demokrat yang sah. AHY bersafari ke kantor Kemenkumham dan KPU untuk menyerahkan bukti-bukti terkait kepengurusan. Di sisi lain, kubu Moeldoko juga mengklaim sudah menyerahkan hasil KLB Deli Serdang ke Kemenkumham.

Sementara itu, pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menegaskan pemerintah akan bertindak profesional terkait isu KLB Demokrat. Meski demikian, Yasonna menilai isu KLB Demokrat sebagai masalah internal partai dan belum ada dokumen apa pun yang diterima Kemenkumham terkait hasil KLB PD Deli Serdang. Yasonna malah berpesan agar Ketua Majelis Tinggi PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak menuding pemerintah mendukung gelaran KLB di Deli Serdang.

Pesan ini kemudian dibalas oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis PD Herzaky Mahendra Putra. Menurutnya, Partai Demokrat tidak pernah menuding pemerintah berlaku tidak adil dan justru sangat percaya kepada pemerintah, khususnya kepada Menkumham Yasonna Laoly. Lebih lanjut Herzaky menyatakan Menko Polhukam Mahfud Md juga sudah menyatakan bahwa AD/ART yang diakui adalah AD/ART 2020 yang telah disahkan oleh Menkumham.

Seperti diketahui Partai Demokrat kubu Moeldoko mengklaim hasil KLB menjadi sah karena berpatokan pada AD/ART partai 2005. Mereka justru menganggap AD/ART tahun 2020 yang disusun era Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bermasalah.

Untuk membahas polemik ini, D'Rooftalk bersama Alfito Deannova akan berbincang bersama Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, penggagas KLB Partai Demokrat Hencky Luntungan, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin, dan pakar hukum tata negara Feri Amsari. Simak diskusinya dalam D'Rooftalk: 'Partai Demokrat Milik Siapa?' secara live streaming hanya di detikcom pukul 19.30 WIB.

Sumber:detik.com