Curi Motor, 2 Buruh Bangunan Ditangkap

Curi Motor, 2 Buruh Bangunan Ditangkap
Foto: Istimewa

Banda Aceh - Personel Sat Reskrim Polresta Banda Aceh kembali mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kota Banda Aceh.

Kali ini, pengungkapan dilakukan terhadap hilangnya motor Wahyuni, warga Aceh Jaya jenis Yamaha Mio Sporty saat diparkirkan di depan rumah kos yang ia tempati di kawasan Batoh, Banda Aceh, Kamis (9/1/2020).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reskrim AKP M Taufiq, SIK mengatakan, dua pelaku ditangkap dalam kasus ini yang mana mereka merupakan buruh bangunan.

"Pelaku pencurian merupakan buruh bangunan asal Sumatera Utara berinisial MAS (27) dan RAS (23) diamankan unit ranmor di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona, Aceh Besar berselang 2 jam kemudian" ujar Taufiq, Jumat (10/1/2020) malam.

Taufiq menjelaskan, awalnya korban memarkirkan motor miliknya di rumah dan kemudian membeli makanan. Ketika kembali ke rumahnya, korban melihat sepeda motor miliknya telah hilang dan langsung melaporkan kasus ini ke polisi.

"Setelah mendalami kasus ini, tim Ranmor Sat Reskrim Polresta Banda Aceh melakukan pemeriksaan dan olah TKP serta mendapatkan informasi terhadap pelaku," kata Taufiq.

Kemudian, polisi langsung bergerak menuju ke tempat MAS bekerja di kawasan Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar dan langsung mengamankan tersangka.

"Tersangka MAS diinterogasi tentang keberadaan motor itu, diakui ia mencuri motor tersebut bersama RAS, dan untuk sepmor Mio tersebut MAS letakkan di samping kios desa Limpok, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar dan tim berhasil mengamankan sepmor tersebut" kata Kasat Reskrim.

Setelah melakukan interogasi terhadap MAS dan mengamankan barang bukti berupa sepeda motor, kemudian menanyakan keberadaan terhadap RAS dan RAS sudah berangkat ke kampung halamannya menggunakan bus.

"Agar tersangka RAS tidak terlalu jauh keberadaannya, tim langsung berkoordinasi dengan Resmob Bireuen untuk menghentikan dan mengamankan mobil yang ditumpangi RAS dan pada jam 02.00 dinihari, RAS diamankan dan tim langsung bergerak berangkat ke Bireuen untuk menjemput tersangka RAS," ungkapnya.

"Tersangka MAS dan RAS saat ini mendekam di sel tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara," tambahnya.()

Iklan Disbudpar Aceh