Cekoki Ibu Muda dengan Ekstasi hingga Tewas, Polisi di Aceh Tenggara Jadi Tersangka

Cekoki Ibu Muda dengan Ekstasi hingga Tewas, Polisi di Aceh Tenggara Jadi Tersangka
Ilustrasi borgol (Agung Pambudhy/detikcom)

Aceh Tenggara, Aceh Bisnis - Seorang oknum polisi di Polres Aceh Tenggara berinisial KA ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memaksa teman dugemnya menelan pil ekstasi. Korban perempuan berinisial DL (28) tewas diduga akibat overdosis.

"Korban dan pelaku itu sudah saling kenal. Mereka merencanakan dugem sebelum puasa," kata Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (19/4/2021).

Mereka menggelar pesta di sebuah lokasi di Aceh Tenggara, Jumat (9/4) malam. Eko mengatakan kasus itu bermula saat tersangka menjemput DL dan kakak korban R untuk pergi dugem.

Mereka lalu menuju ke sebuah pondok di kawasan Ketambe. Eko menyebut lokasi itu tertutup dan tidak semua orang dapat masuk ke sana.

Ketika tiba di lokasi, tersangka KA disebut memaksa korban DL menelan pil ekstasi. Aksinya itu dilihat R, kakak korban.

Tak lama berselang, korban disebut terjatuh dan tak sadarkan diri. Korban meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke RSU Sahuddin Kutacane.

Setelah kejadian, polisi melakukan penyelidikan. Penyidik Polres Aceh Tenggara akhirnya menetapkan KA sebagai tersangka pada Jumat (16/4).

"Sekarang yang sudah kami tetapkan tersangka satu orang, kita masih intens melakukan pengembangan kasus ini," jelas Eko.

Eko menyebut korban sudah berkeluarga dan punya anak. "Kebetulan pada malam kejadian suaminya lagi ke luar kota karena ada pekerjaan," ujarnya.

Sumber:detik.com
Iklan Kelender event 2021 Disbudpar aceh