Cek di Sini! Syarat Dapat Utang Tanpa Bunga dari Jokowi

Cek di Sini! Syarat Dapat Utang Tanpa Bunga dari Jokowi
Ilustasi/Foto: Agung Pambudhy

Jakarta, Aceh Bisnis - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana meluncurkan program utang tanpa bunga untuk rumah tangga. Langkah ini diambil demi menjaga daya beli masyarakat yang terdampak virus Corona (COVID-19).

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo mengatakan syarat rumah tangga yang berhak mendapat utang tanpa bunga itu adalah yang memiliki bisnis rumahan alias pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"(Syaratnya) rumah tangga yang ada usaha rumahan. Statement saya kan kemarin dalam seminar UMKM. Ya bingkainya itu," kata Yustinus kepada detikcom, Jumat (7/8/2020).

Nantinya akan ada dua program untuk UMKM. Program pertama yakni dalam bentuk bantuan sosial (bansos) sebesar Rp 2,4 juta per pelaku usaha. Bantuan ini ditargetkan untuk 12 juta UMKM yang belum memiliki akses ke perbankan.

Program kedua, pemerintah akan memberikan kredit usaha dengan subsidi bunga kepada pelaku usaha yang terdampak COVID-19. Pelaku usaha nantinya akan diberikan pinjaman sebesar Rp 2 juta dengan tenor 12 bulan dan suku bunga pinjaman 0%.

"(Jadi bentuknya) bansos dan pinjaman. Bansos yang Rp 2,4 juta," ungkap Yustinus.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin mengatakan program utang tanpa bunga ini akan diluncurkan saat mendekati perayaan 17 Agustus 2020 mendatang.

"Belum (diluncurkan hari ini), nanti yang luncurkan dekat 17 Agustus," ucapnya kepada detikcom, Jumat (7/8/2020).

Hal ini dilakukan agar dapat meningkatkan daya beli rumah tangga yang anjlok. Terkontraksinya ekonomi Indonesia -5,32% di kuartal II-2020 merupakan tanda peringatan bagi pemerintah. Sebab jika di kuartal III-2020 ekonomi RI terkontraksi maka Indonesia resmi jatuh ke dalam jurang resesi.

Presiden Jokowi pun sudah memberikan wejangan khususnya kepada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan COVID-19 terkait hal itu.

"Memang Bapak Presiden beberapa kali kami bertemu tidak bosan-bosan berikan arahan ke kami bahwa krisis kali ini dimulai dari krisis kesehatan. Itu sebabnya tema yang beliau berikan kepada Pak Erick dan Pak Airlangga adalah kesehatan pulih, ekonomi bangkit," kata Budi.

Sumber:detik.com