Bupati Abdya Lantik 12 Pejabat Eselon II

Bupati Abdya Lantik 12 Pejabat Eselon II
Bupati Akmal Ibrahim Melantik dan Mengambil Sumpah Peiabat Eselon II. (Foto AcehBisnis/Yusnizar)

Blangpidie, Aceh Bisnis - Bupati Akmal Ibrahim,SH Jumat (11/6/2021) di Lantai Satu Kantor Bupati melantik dan mengambil sumpah 12 Pejabat Eselon II dalam Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Kesepuluh Pejabat dimaksud adalah Alfian Liswandar,ST dilantik sebagai Pj Kadis PUPR Abdya, Armayadi sebagai Pj Kadis Perkim dan LH, Amri AR sebagai Kadis Koperasi, Perdagangan dan Usaha Menengah, Chalid Hardani sebagai Pj Kadis Kelautan dan Perikanan, Ubaidillah sebagai Pj Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah.

Kemudian, NurHafni sebagai Pj Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan, Rahmat Semedi Pj Kadis Perizinan Terpadu, Muhammad Rizal Pj Kadis Pertanahan, Hamdi Pj Kepala Satpol PP, Hafiddin sebagai Pj Kepala BPBK, Yusan Sulaidi sebagai Kadis Sosial, dan Rajul Asmar sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik sebelumnya menjabat Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). 

"Inilah hasil dewan jabatan atau hasil uji kompetensi yang dilaksanakan beberapa beberapa bulan yang lalu,"ucap Bupati Akmal Ibrahim pada kesempatan itu.

Ia mengatakan, yang baru dilantik Ini merupakan generasi baru di Abdya. Mereka sudah melalui banyak kelokan. Tapi pengkaderan bagus karena mereka memulai dari bawah dan mereka ini sudah matang alias ahli dibidangnya. 

Menurut Akmal Ibrahim, Abdya merupakan negeri baru sejak lahir Tahun 2002, artinya sudah 19 tahun pasti ada suka dan duka. "Artinya kita masih dalam tahap belajar. Dalam tahap inilah kita perbaiki diri. Bagusnya Abdya saat ini semua karena tugas Sekda dan ASN yang loyal kepada aturan dan peraturan,"sebut Akmal Ibrahim.

Akmal juga menjelaskan, saat daerah lain mempunyai kendala dalam keuangan. Namun Abdya malah membaik. Ini sebenarnya ujian dan kesiapan daerah dalam menghadapi situasi krisis. 

"Kepada siapa kita berterimakasih yakni Pak Sekda dan DPRK dan Forkopimkab. Kita siap dalam hal ini. Kuncinya adalah loyal dalam aturan dan disiplin. Jangan bergaya, kalau ada uang 1.000 jadi kalau belanja juga 1.000 dan jangan lebih nanti timbul utang,"kata Akmal memberikan contoh.

Bupati Devinitif Abdya ketiga itu juga berharap kepada Sekda dan pejabat yang baru dilantik supaya memahami kondisi saat ini. Jangan dipaksa dalam situasi seperti ini. Karena nanti akan berbahaya. 

Menurut Akmal, pelantikan pejabat eselon II hari ini bisa menjadi pelantikan terakhir dalam masa jabatannya khususnya eselon II. Akmal juga meminta Sekda supaya pejabat eselon III secepatnya diisi karena banyak yang kosong. Syaratnya kata Bupati, pejabat yang ikut uji kompetensi saja dipilih. Walaupun dia cerdas tapi tidak ikut uji kompetensi jangan dipilih.