BI dan ACT Aceh Salurkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

BI dan ACT Aceh Salurkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19Acehbisnis.com

Banda Aceh, Acehbisnis.com – Bank Indonesia Perwakilan Aceh bersama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) setempat menyalurkan paket sembako dan alat kesehatan kepada masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar yang terdampak Covid-19.

Adapun paket yang diserahkan berupa beras, minyak goreng, tepung terigu, mulivitamin, masker, susu full cream, dan hand sanitizer. Pembagian paket tersebut dilakukan di halaman Masjid Oman, Lamprit, Banda Aceh, Rabu (13/5).

Bantuan itu diberikan kepada 400 kepala keluarga (KK) diantaranya, guru TPA, marbot masjid, pengemudi jasa angkutan, buruh, pedagang kecil dan pekerja di sektor informal.

Dalam kesempatan itu, Kepala BI Provinsi Aceh, Zainal Arifin Lubis mengatakan, pemberian bantuan paket sembako itu sebagai salah satu bentuk kepedulian Bank Indonesia terhadap penanganan wabah Covid-19 di Provinsi itu.

Dikatakannya, pembagian bantuan paket sembako ini tidak hanya dilakukan di Provinsi Aceh saja, tapi juga dilakukan di seluruh daerah di Tanah Air.

"Kalau bisa seluruh Aceh kita berikan bantuan. Tapi, kita memiliki keterbatasan, sehingga hanya sejumlah daerah saja yang diserahkan, karena ada yang namanya skala prioritas,” kata Zainal Arifin disela-sela kegiatan pembagian sembako kepada warga Banda Aceh dan Aceh Besr.

Kepala BI Aceh ini juga mengimbau kepada lembaga vertikal, BUMN, lembaga swasta, lembaga usaha, dan seluruh pihak lainnya untuk bersama-sama mendukung Gugus Tugas Covid-19 dalam mencegah wabah corona tersebut.

Selain itu, BI juga mengumpulkan donasi melalui Ikatan Pegawai Bank Indonesia serta sumbangan dari pemotongan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai. "Di bidang ekonomi, BI melakukan upaya untuk mendorong keberlangsungan kegiatan usaha UMKM,"jelas dia.

Selanjutnya, kata dia, BI Aceh akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Aceh dari waktu ke waktu, termasuk langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan di Aceh.

Sementara itu, Kepala ACT Aceh, Husaini Ismail mengatakan, penerima bantuan tersebut merupakan pedagang kecil, sekolah, pengemudi ojek online, porter bandara, pembuat kue dalam skala kecil, tukang becak, tukang pijat tunanetra, buruh/kuli angkut, pekerja hotel yang dirumahkan tanpa gaji, dan guru mengaji di TPA.

"Ini adalah upaya kita bersama agar masyarakat terdampak covid-19 bisa melewati masa darurat,”papar Husaini dalam kesempatan tersebut.

"Kita harapkan melalui pembagian sembako ini beban ekonomi masyarakat di Banda Aceh dan Aceh Besar sedikit berkurang saat kondisi Aceh saat ini dilanda wabah Corona,"pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua BKM Masjid Oman Ustaz Muhammad Jamil Ibrahim, tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Banda Aceh, Staf Ahli Wali Kota Banda Aceh Fadhil, perwakilan Gugus Tugas Covid-19 Michael Octaviano, BKPRMI, dan para penerima manfaat.()