Barcelona Apes Lagi: Setelah Coutinho, Kini Suarez

Barcelona Apes Lagi: Setelah Coutinho, Kini Suarez
Barcelona kena sial lagi, setelah Coutinho kini Luis Suarez raih trofi setelah dilepas (Getty Images/Angel Martinez)

Barcelona, Aceh Bisnis - Barcelona apes juga. Dua pemain buangannya dalam dua musim terakhir malah berjaya setelahnya. Setelah Philippe Coutinho musim lalu, kini giliran Luis Suarez.

Coutinho didatangkan Barcelona dari Liverpool pada Januari 2018. Tapi, harga mahal 142 juta euro yang ditebus oleh Barcelona tak mampu dibayar lunas Coutinho lewat performa di lapangan.

Pemain asal Brasil itu kesulitan tampil oke di 1,5 musim perdananya dan cuma membuat 21 gol dari 76 penampilan. Dia pun tampak kebingungan untuk bekerjasama dengan Lionel Messi dan Luis Suarez saat itu.

Pada awal musim lalu, pelatih Barcelona Ernesto Valverde memilih meminjamkannya ke Bayern Munich. Di Bayern, Coutinho memang jadi pemain tim dan bukan inti dengan torehan 11 gol dari 38 penampilan.

Tapi, Coutinho malah mampu berjaya dengan membantu Bayern meraih treble winners musim lalu. Barcelona? Ya, klub Catalan itu harus gigit jari karena nirgelar, kalah dari Real Madrid dalam perebutan juara LaLiga, dan mengalami dua kali pergantian pelatih.

Barcelona lantas memulangkan Coutinho musim panas kemarin dan berharap dia bisa tampil lebih baik, meski faktanya malah semakin buruk. Di saat bersamaan, Barcelona juga melepas Luis Suarez yang dianggap ketuaan oleh pelatih Barcelona Ronald Koeman.

Philippe Coutinho sulit bersinar di Barcelona Foto: Getty Images/David Ramos


Martin Braithwaite yang kualitasnya jauh di bawah Suarez malah dipertahankan. Hasilnya, ya seperti pembaca detikSport ketahui sendiri, Barcelona gigit jari lagi di Liga Spanyol karena cuma finis posisi ketiga dan Copa del Rey jadi hadiah hiburan.

Suarez malah membuktikan diri di Atletico dengan mencetak 21 gol sekaligus membawa klub barunya itu menjuarai Liga Spanyol di pekan terakhir! Sungguh cerita yang mengenaskan untuk Barcelona.

Lagi-lagi manajemen Barcelona harus gigit jari karena kesalahannya di bursa transfer. Belum lagi keputusan melepas Arthur dan menggantinya dengan Miralem Pjanic juga terbilang blunder.

Sumber:detik.com