Bansos Covid-19 Bagi Mahasiswa Berakhir 30 Juli

Bansos Covid-19 Bagi Mahasiswa Berakhir 30 Juli
Foto: Iswanto

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto mengatakan, batas akhir penerimaan berkas permohonan bantuan sosial covid-19 pemerintah Aceh akan berakhir pada Kamis 30 Juli atau dua hari mendatang.

Untuk itu, ia mengimbau mahasiswa asal Aceh yang berkuliah di luar provinsi Aceh maupun di luar negeri yang terdampak covid-19 dan membutuhkan bantuan sosial untuk segera bisa mengajukan permohonan.

"Batas akhir tanggal 30 Juli 2020 jam 24.00. Jika memang ada mahasiswa kita yang kira-kira membutuhkan bantuan pemerintah dan memang belum mendapatkannya untuk segera mengajukan permohonan,"kata Iswanto di Banda Aceh, Selasa 28/07.

Permohonan dapat diajukan melalui email tupim.aceh@gmail.com. Selain surat permohonan ada beberapa syarat kelengkapan yang harus dipenuhi oleh calon penerima biaya pendidikan, di antaranya adalah fotokopi Kartu Mahasiswa yang masih aktif dan fotokopi KTP. Selanjutnya adalah fotokopi rekening bank, surat aktif berkuliah dan rincian biaya hidup.

Sementara itu, sampai hari ini, jumlah mahasiswa asal Aceh yang menerima bantuan sosial Covid-19 dari Pemerintah Aceh masih berjumlah 1.745 orang, sama dengan total pada Rabu pekan lalu.

Berkas permohonan bantuan dari mahasiswa Aceh yang masuk saat ini juga terus bertambah. Pihak pemerintah Aceh pun terus melakukan verifikasi, agar dapat terus melanjutkan pengiriman bantuan bagi mereka yang dianggap memenuhi syarat dan layak menerima.

"Per hari ini kami telah terima 2.347 berkas mahasiswa Aceh yang kuliah di luar Aceh. Alhamdulillah, 1.745 orang dari pemilik berkas itu telah menerima bantuan, "ujar Iswanto.

Sementara sebanyak 411 berkas masih diverifikasi sebelum dilakukan proses pencairan. Sebanyak 131 merupakan berkas yang diajukan oleh mahasiswa yang kuliah di luar negeri, sementara 280 sisanya adalah mahasiswa di luar provinsi Aceh. Selain itu, kata dia, di antara berkas yang masuk juga ada yang tidak memenuhi syarat untuk mendapat bantuan, yakni 191 berkas permohonan.

"Sebanyak 191 berkas permohonan yang tidak memenuhi syarat itu disebabkan yang bersangkutan berstatus Pegawai Negeri Sipil, dosen dan tidak ber-KTP Aceh, "sebut Iswanto.

Iswanto berharap, seluruh mahasiswa Aceh di perantauan dapat menjaga diri sebaik mungkin. Ia juga berpesan agar mereka senantiasa menerapkan protokol kesehatan dimana pun berada.()