Aceh Masuk Empat Besar Provinsi Peserta Terbanyak KIHAJAR STEM

Aceh Masuk Empat Besar Provinsi Peserta Terbanyak KIHAJAR STEM

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Provinsi Aceh merupakan daerah keempat terbanyak yang berpartisipasi dalam KIHAJAR STEM. Sehingga Pusat Data dan Teknologi Informasi (PUSDATIN) Kemdikbud RI menjadikan Aceh sebagai salah satu daerah yang dilaksanakan seminar Kihajar TIK Talks secara virtual.

Dinas Pendidikan Aceh melalui UPTD Balai Tekkomdik telah melaksanakan kegiatan itu. Dengan jumlah peserta mencapai 3112 dari berbagai kalangan dari seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, H Rachmat Fitri HD menyampaikan, saat ini berdasarkan data dapodik jumlah guru di Aceh mencapai 25.835 orang. Sedangkan kompetensi guru terhadap penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk pembelajaran sebagian besarnya dinilai masuk dalam kategori standar.

“Hal itu telah dilakukan survey dan penilaian khusus terhadap 8.059 guru sebagai sampel. Kami berharap agar para guru terus berupaya meningkatkan kualitasnya terutama dalam penggunaan IT untuk pembelajaran,”ujar Rachmad di Banda Aceh, Rabu (7/10/2020).

Menurut dia, Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi, Informatikan dan Persandian terus berupaya mengatasi persoalan jaringan internet di seluruh Aceh. Disdik Aceh mencatat masih ada sekitar 71 SMA/SMK dan SLB yang belum memiliki akses jaringan internet.

“Pemerintah Aceh terus berupaya agar jaringan internet di seluruh Aceh dapat berjalan secara optimal. Ini harapan kita bersama agar pembelajaran secara daring dapat berjalan maksimal kedepannya,” ujarnya.

Kedepan, kata Kadisdik, agar pembelajaran berjalan secara optimal maka beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu peningkatan kompetensi guru, pemerataan guru, ketersedian sarana pendukung pembelajaran, sumber belajar dan manajemen kepemimpinan di sekolah.

“Dengan adanya desain peningkatan dan pengembangan mutu pendidikan Aceh melalui optimalisasi proses pembelajaran, maka akan lahir output dan outcome hasil pembelajaran terus meningkat setiap tahunnya,” ungkap Kadisdik Aceh.

Menurutnya, untuk menghasilkan itu, maka diperlukan sebuah unit layanan pengembang TIK pembelajaran dan layanan data terpusat dan terintegrasi. Sehingga akan menghasilkan data dan statistic sebagai landasan perencanaan untuk pengembangan dan pendayagunaan TIK dalam proses pembelajaran.

Plt. Kepala Pusdatin Kemendikbud, M. Hasan Chabibie mengatakan, pihaknya mengapresiasi pelajar Aceh dari jenjang SD, SMP hingga SMA yang telah berkontribusi untuk mendaftarkan diri sebagai peserta lomba Kihajar STEM yang berjumlah 3.588 orang. Sekaligus menasbihkan diri sebagai daerah keempat terbanyak pesertanya se Indonesia.

“Kihajar STEM merupakan wadah eksplorasi siswa jenjang SD, SMP, SMA dan SMK sederajat melalui pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM),” jelasnya.

Seminar daring Kihajar TIK Talks Aceh bertajuk “TIK Pembelajaran, Menjangkau yang Tidak Terjangkau” menghadirkan narasumber M. Hasan Chabibie, S.T., M.Si (Plt. Kepala Pusdatin Kemendikbud), Illiza Sa'aduddin Djamal (Komisi X Bidang Pendidikan DPR RI), Gogot Suharwoto, Ph.D (PTP Ahli Utama Kemendikbud), Drs. Rachmat Fitri, HD, M.PA (Kepala Dinas Pendidikan Aceh), Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag (Ketua Komisi VI Bidang Pendidikan DPR ACEH), Mahmun Zulkifli, S.Pd, M.Si (Widyaiswara Muda PPPPTK Matematika), Raisul Akbar, S.Pd, M.Pd, (SMA Negeri 2 Pulo Aceh), Irayuni Sari, S.Pd (Duta Rumah Belajar Aceh 2019) dengan moderator Dr Azwar Thaib, Tenaga Ahli Disdik Aceh.()