8 Makanan Pembangkit Libido yang Harus Sering Dikonsumi

8 Makanan Pembangkit Libido yang Harus Sering Dikonsumi
Foto: iStock

Jakarta, Aceh Bisnis - Kurangnya libido membuat masalah bagi pria maupun wanita dalam berhubungan seks. Ada 8 makanan pembangkit libido atau gairah seks yang bisa dikonsumsi rutin.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kebanyakan pasangan baik pria maupun wanita tidak puas dengan waktu bercinta. Masalah tersebut biasanya disebabkan karena aliran darah menuju organ kelamin tidak lancar.

Tanpa obat penguat, libido atau gairah seksual dapat dipicu dengan mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi. Selain dapat meningkatkan stamina, makanan tersebut juga menyehatkan jantung.

Dilansir dari Eat This not That (15/01) berikut 8 makanan pembangkit libido yang sebaiknya dikonsumsi rutin.

1. Semangka
Buah semangka merupakan salah satu sumber alami yang kaya kandungan L-citrulline, asam amino non-esensial. Kandungan tersebut kemudian diubah tubuh menjadi L-arginin.

Nah, L-arginin tersebutlah yang akan membantu kamu ereksi lebih mudah. Dengan mengonsumsi buah semangka dapat merangkai produksi oksida nitrat yang meningkatkan aliran darah ke penis dan memperkuat ereksi.

2. Cabai
Makanan pedas juga dapat meningkatkan stamina atau gairah seks pria. Cabai sebagai penghasil rasa pedas mengandung capsaicin, senyawa yang melepaskan bahan kimia yang meningkatkan detak jantung.

Proses itulah yang kemudian meningkatkan gairah karena meningkatkan hormon endorfin atau hormon yang membuat merasa senang. Selain dapat meningkatkan stamina, makanan pedas juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

3. Apel
Khasiat apel yang bisa meningkatkan stamina seksual telah diakui oleh para dokter dan peneliti. Itu karena apel mengandung quercetin dalam jumlah yang tinggi. Selain itu, juga ada antioksidan berupa flavonoid.

Mengonsumsi apel bisa meningkatkan detak jantung dan metabolisme. Bukan hanya itu, tetapi juga mengkontraksi otot sehingga dapat memperpanjang durasi dalam berhubungan badan.

Quercetin juga dapat membantu mencegah pelepasan kortisol, yang menyebabkan kerusakan otot, yang berarti kamu dapat melakukan hubungan seks lebih lama tanpa mengalami kelelahan dini.

4. Jahe
Sebelum berhubungan badan, menegak ramuan yang terbuat dari jahe agaknya menjadi ide yang baik. Jahe dapat membantu aliran darah dan meningkatkan kesehatan arteri.

Khasiat jahe tersebut telah diakui oleh sebuah penelitian yang diterbitkan di International Journal of Cardiology. Menurut peneliti, mengonsumsi satu sendok jahe juga bermanfaat untuk kesehatan jantung.

5. Salmon
Ikan salmon disebut-sebut sebagai super food. Ada banyak khasiatnya salah satunya adalah meningkatkan stamina seksual. Salmon merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik.

Kandungan itu membantu memproduksi oksida nitrat seperti yang disebutkan dalam penelitian di jurnal Food & Function. Lebih lanjut, kandungan itu bisa meningkatkan fungsi ereksi pada pria.

6. Pisang
Buah pisang kaya akan karbohidrat yang berperan memberi energi dan kalium pada tubuh. Kandungan mineralnya juga dapat merilekskan otot sehingga mencegah kram dan kejang.

American Heart Association menyebut bahwa kandungan potasium pada pisang dapat menurunkan tekanan darah yang berpengaruh pada kinerja seksual dan memastikan aliran darah yang tepat ke penis.

7. Bawang Putih
Menurut sejarawan, orang Mesir kuno menggunakan bawang putih untuk meningkatkan stamina mereka. Hal itu juga telah dibuktikan oleh sebuah studi Journal of Nutrition.

Menurut penelitian tersebut, mengonsumsi ekstrak bawang putih dapat membantu menghentikan pembentukan timbunan lemak baru, yang disebut plak, di dalam dinding arteri, termasuk arteri menuju ke penis.

8. Bayam
Bukan rahasia lagi bahwa sayur bayam dapat meningkatkan stamina seksual pada pria. Bayam mengandung asam amino berupa arginin yang tinggi, seperti yang disebutkan dalam studi Molecular Biology of the Cell.

Ketika asam amino ini mengenai sistem tubuh, lalu diubah menjadi oksida nitrat, yang membantu memulai dan mempertahankan ereksi. Selai itu, oksida nitrat juga dapat membantu mempercepat pertumbuhan otot dan waktu pemulihan.

Sumber:detik.com