Ancaman dari Antariksa

5 Kejadian Asteroid Nyaris Tabrak Bumi

5 Kejadian Asteroid Nyaris Tabrak Bumi
5 Kejadian Asteroid Tabrak Bumi Foto: Brainberries

Jakarta, Aceh Bisnis - Bumi selalu dilewati oleh asteroid setiap saat. Tapi, kadang ada beberapa asteroid yang menarik perhatian astronom karena ukurannya yang besar dan jarak lintasannya yang sangat dekat dengan Bumi untuk ukuran astronomi.

Karena ancaman asteroid raksasa ini bisa tidak terduga, NASA sampai memiliki lembaga khusus untuk mengawasi asteroid yang berada dekat Bumi bernama Center for Near Earth Object Studies (CNEOS). Fungsi utama CNEOS adalah untuk menghitung orbit asteroid dan komet serta kemungkinan objek tersebut menabrak Bumi.

Dalam beberapa tahun terakhir, CNEOS dan beberapa badan antariksa lainnya melaporkan insiden asteroid raksasa yang mendekati Bumi. Berikut ini lima kejadian asteroid memepet Bumi yang dirangkum detikINET dari berbagai sumber, Sabtu (29/5/2021).

1. Asteroid 2020 QG
Asteroid 2020 QG mungkin ukurannya hanya sebesar mobil SUV. Tapi objek antariksa ini merupakan asteroid yang melintasi Bumi dengan jarak paling dekat yaitu 2.950 km.

2020 QG melintas pada 16 Agustus 2020 dan asteroid ini baru ditemukan oleh astronom di hari yang sama. Meski ukurannya hanya sebesar 3-6 meter, asteroid ini cukup ngebut sama mendekati Bumi dengan kecepatan 44.000 km/jam.

2. Duet asteroid 2011 ES4 dan asteroid 2020 QG5
Pada 1 September 2020, Bumi dipepet oleh dua asteroid yaitu asteroid 2011 ES4 dan 2020 QG5. Untungnya kedua asteroid ini melintas dalam jarak yang aman dan tidak membahayakan Bumi.

Asteroid 2011 ES4 memiliki diameter sekitar 22-49 meter, setara dengan rumah berukuran besar. Objek antariksa ini melintasi Bumi dengan jarak 120.000 km, lebih dekat ketimbang jarak Bumi dengan Bulan yang sekitar 384.000 km.

Di hari yang sama, asteroid 2011 ES4 melintasi Bumi ditemani oleh 2020 QG5. Asteroid ini memiliki ukuran yang lebih kecil ketimbang 2011 ES4 dan jarak lintasannya pun lebih jauh yaitu 2,9 juta km.

3. Asteroid 2020 SW
Asteroid ini merupakan benda langit lainnya yang melewati Bumi dengan jarak yang sangat dekat. Pada 24 September 2020, asteroid 2020 SW memepet Bumi dengan jarak 22.000 km atau lebih rendah dari posisi satelit yang ada di orbit.

Saking dekatnya, gravitasi Bumi akan membelokkan lintasan asteroid ini, tapi tidak sampai membahayakan. Untungnya, ukuran asteroid ini juga terbilang kecil, dengan diameter antara 4,4 meter dan 9,9 meter.

4. Asteroid 2002 FO32
Pada 21 Maret 2021, asteroid 2001 FO32 melintasi Bumi dengan aman. Asteroid ini sempat menjadi perhatian karena disebut sebagai asteroid terbesar yang akan mendekati Bumi tahun ini dan pergerakannya yang sangat cepat.

Asteroid 2022 FO32 memiliki diameter sepanjang 1 km, setara dengan panjang jembatan Golden Gate di San Fransisco, AS. Saat mendekati Bumi, asteroid ini bergerak dengan kecepatan sekitar 123.887 km/jam atau 34,4 km/detik.

Di titik terdekatnya, asteroid 2002 FO32 berjarak sekitar 2 juta km dari Bumi. Asteroid ini akan kembali menghampiri Bumi 31 tahun lagi, tepatnya pada 22 Maret 2052.

5. Asteroid 99942 Apophis alias 'Dewa Kekacauan'
Asteroid 99942 Apophis telah melintasi Bumi dengan aman pada 5 Maret 2021 yang lalu. Tapi asteroid ini tetap menjadi perhatian astronom karena berpotensi menabrak Bumi pada tahun 2068.

Apophis adalah asteroid raksasa dengan diameter sekitar 350 meter yang pertama kali ditemukan pada tahun 2004. Namanya diambil dari Dewa Mesir Kuno Aphopis yang memiliki julukan 'Dewa Kekacauan'.

Dalam kunjungannya kali ini, Apophis mendekati Bumi dengan jarak 16,9 juta km. Tapi dalam beberapa puluh tahun mendatang jarak Apophis dengan Bumi akan semakin dekat.

Pada 13 April 2029, Apophis akan mendekati Bumi dengan jarak hanya 31.000 km atau sekitar sepersepuluh jarak Bumi ke Bulan. Saat pendekatan kedua itu Apophis akan bisa dilihat dengan mata telanjang.

NASA awalnya memprediksi Apophis akan berpotensi kuat menabrak Bumi pada tahun 2068. Tapi berkat data observasi terbaru, NASA memastikan asteroid ini tidak akan menabrak Bumi di tahun 2068 dan setidaknya tidak akan menghantam Bumi hingga 100 tahun kemudian. Ngeri ya!

Sumber:detik.com