5 Fakta Diet Bland, Diet untuk Penderita Asam Lambung

5 Fakta Diet Bland, Diet untuk Penderita Asam Lambung
5 Fakta Diet Bland, Diet untuk Penderita Asam Lambung Foto: iStock

Jakarta, Aceh Bisnis - Bagi penderita asam lambung disarankan untuk tidak konsumsi makanan sembarangan. Supaya aman, ikuti diet bland, pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan lunak.

Banyak yang salah mengira bahwa penyakit asam lambung sama dengan penyakit maag. Yang dimaksud asam lambung adalah yang disebut GERD (gastroesophageal reflux disease).

Asam lambung merupakan penyakit pencernaan, asam lambung atau empedu mengiritasi lapisan dalam saluran makan. Oleh karena itu, mereka yang mengalami penyakit ini harus menjalani pola makan tertentu.

Pola makan tersebut adalah dengan menjalani diet bland. Sesuai dengan namanya, diet ini mengharuskan makan makanan bertekstur lunak dan lembut. Itu agar tidak memperburuk lapisan dalam saluran makan.

Ada banyak manfaat dalam menjalani diet bland, mulai dari memperbaiki keadaan saluran makan dan mengelola berat badan dengan baik. Namun, seberapa aman menjalankan diet bland?

Dilansir dari Medical News Today (20/12/19) berikut 5 fakta diet bland, diet untuk penderita asam lambung:

1. Apa Itu Bland Diet?

Bland diet atau dikenal diet lunak adalah metode diet yang mengharuskan mengonsumsi makanan yang dihaluskan, sehingga teksturnya lembut. Metode diet ini memang dikhususkan untuk penderita asam lambung.

Selain cocok untuk penderita asam lambung, ahli gizi juga merekomendasikan untuk yang mengalami peradangan dan divertikulitis. Pola makan yang diterapkan adalah makan makanan yang rendah serat.

Bland diet mengatur tentang jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Selain jenis makanan, diet ini juga mengatur tentang porsi makan harian.

Dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil tapi sering. Kemudian perhatikan juga cara makannya, yakni makan secara perlahan dan jangan berbaring setelah makan.

2. Makanan yang Boleh Dimakan

Makanan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi adalah yang rendah lemak, rendah serat dan mudah dicerna. Bukan hanya itu, bland diet juga tidak menganjurkan mengonsumsi makanan yang mengandung bumbu atau perasa.

Ya, jadi makanan yang dikonsumsi akan terasa hambar. Metode diet tersebut bertujuan untuk menghilangkan makanan yang cenderung menyebabkan masalah pencernaan, seperti kembung, diare, asam lambung dan mual.

Makanan-makanan yang diperbolehkan adalah olahan daging seperti ikan, babi, sapi dan unggas. Selain itu, ada tahu, kaldu, telur, sayuran, susu nabati, susu kenari, jus buah kecuali jus tomat dan jeruk.

Diperbolehkan juga makan puding, olahan biji-bijian seperti nasi, roti, cream dan pasta, Untuk teh, bisa mengonsumsi teh hitam, teh hijau dan teh herbal.

3. Makanan yang Dilarang Dikonsumsi

Sebaliknya, makanan yang dilarang saat menjalani metode diet ini adalah tidak boleh bertekstur keras, tinggi serat, tinggi lemak, pedas dan menghasilkan gas.

Beberapa makanan tersebut adalah daging berlemak, sosis, gorengan, acar, kol, kubis, mentimun, jagung, keju biru, produk susu berlemak seperti krim kocok, makanan manis.

Selain itu, dilarang juga untuk mengonsumsi buah kering, sayuran mentah, paprika, donat, gluten. Sementara untuk minumannya dilarang minum alkohol, minuman berkafein,sitrus dan produk tomat.

4. Tujuan Bland Diet

Bagi orang yang mengalami penyakit kolitis ulserativa atau peradangan usus besar, diet rendah serat ini dapat membantu mengurangi buang air besar terlalu sering.

Sementara bagi penderita iritasi saluran cerna, diet ini bisa menghilangkan makanan yang membuat asam lambung dan dapat membantu mencegah iritasi lebih lanjut.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa berbagai bentuk diet dapat membantu kondisi pencernaan, karena dapat meningkatkan regenerasi sel usus dan memberi usus istirahat total.

5. Tips Aman Jalankan Bland Diet

Diet bland bisa disebut aman untuk dijalankan. Namun, metode diet ini hanya disarankan dilakukan dalam waktu singkat bila perlu. Jika terus dilakukan bisa mengakibatkan gangguan kesehatan.

Salah satunya adalah sembelit, karena makanan tinggi serat dapat membantu untuk mendorong buang air besar secara teratur. Selain itu, makanan berserat juga menurunkan kolesterol jahat.

Bukan hanya itu, tetapi juga meningkatkan kadar gula darah yang stabil, memelihara bakteri usus dan membantu pengelolaan berat badan.

Sumber:detik.com
Iklan Kelender event 2021 Disbudpar aceh