4 Fakta Penjual Airgun dari Aceh ke Zakiah Zaini Dicokok Densus 88 Polri

4 Fakta Penjual Airgun dari Aceh ke Zakiah Zaini Dicokok Densus 88 Polri
Foto: Muchsin Kamal alias Imam Muda (28) yang menjual airgun ke Zakiah Aini ditangkap Densus 88 Polri di Aceh (dok Polri)

Jakarta, Aceh Bisnis - Polisi terus mengembangkan penyelidikan terkait penyerangan Mabes Polri yang dilakukan Zakiah Aini. Salah satunya dengan menyelidiki asal airgun yang digunakan Zakiah dalam melakukan serangan di Mabes Polri.

Polisi telah menangkap penjual airgun ke Zakiah. Penjual yang diketahui bernama Muchsin Kamal alias Imam Muda ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Dari penangkapan itu, muncul sejumlah fakta.

1. Muchsin ditangkap di Banda Aceh

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan Muchsin ditangkap di Banda Aceh. Muchsin ditangkap pada Kamis (1/4) lalu.

"Pada hari Kamis (1/4), Tim Densus 88 AT menangkap Muchsin Kamal alias Imam Muda di Syiah Kuala, Banda Aceh-NAD," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono melalui pesan singkat, Sabtu (3/4/2021).

2. Jual airgun ke Zakiah Aini secara online

Dalam pemeriksaan polisi, Muchsin diketahui menjual airgun kepada Zakiah Aini. Penjualan itu dilakukan secara online.

"ZA membeli airgun kepada Muchsin Kamal secara daring," katanya.

3. Zakiah Aini dan Muchsin Tak Saling Kenal

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebut Zakiah dan Muchsin Kamal tidak mengenal satu sama lain. Muchsin menjual airgun kepada Zakiah Aini secara online.

"(ZA dan MK) tidak saling kenal," ucap Ramadhan saat dihubungi, Sabtu (3/4/2021).

4. Polisi bawa Muchsin dari Aceh ke Jakarta

Setelah menangkap Muchsin, polisi kemudian membawanya dari Aceh ke Jakarta. Hal itu dilakukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun detikcom, Muchsin Kamal mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Kota Tangerang, pada pukul 14.30 WIB. Muchsin Kamal dikawal sejumlah polisi

Berdasarkan foto yang diterima detikcom, Muchsin Kamal tampak mengenakan kemeja dan celana panjang hitam serta bermasker. Dia membawa satu buah tas ransel.

Setiba di Jakarta, Muchsin Kamal langsung dibawa ke markas Densus 88 Antiteror untuk penyelidikan lebih lanjut.

Diketahui, wanita bernama Zakiah Aini menyerang Mabes Polri dengan membawa sepucuk airgun. Polri mengakui kecolongan terkait Zakiah yang berhasil masuk ke Mabes Polri dengan membawa senjata.

"Itu kenyataan memang (Zakiah) lolos dari penjagaan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (1/4).

Rusdi mengatakan sistem pengamanan Mabes Polri dan markas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia sedang diaudit. Dia berharap proses audit bisa selesai secepat mungkin.

"Ini sedang diaudit masalah pengamanan kita," katanya.

Sumber:detik.com