16 Saksi Diperiksa Jaksa Terkait Kasus PT Asabri dan Proyek Gardu Induk PLN Medan

16 Saksi Diperiksa Jaksa Terkait Kasus PT Asabri dan Proyek Gardu Induk PLN Medan
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Leonard Eben Ezer Simanjuntak

Jakarta, Aceh Bisnis - Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung hari ini memeriksa belasan orang saksi terkait kasus korupsi menonjol yang ditangani.

Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Selasa (25/5/2021).

"Empat belas saksi diantaranya diperiksa terkait kasus PT ASABRI yang menyebabkan kerugian negara hingga puluhan triliun rupiah, sementara dua lainnya diperiksa terkait kasus proyek pembangunan gardu induk pada PLN UIP Medan tahun 2016-2017," ungkapnya.
Berikut daftar ke 14 saksi yang diperiksa terkait kasus korupsi PT ASABRI:

1. NS selaku Direktur Utama PT Evergreen Sekuritas Indonesia yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero),

2. BS selaku Direktur Utama PT Waterfront Securities Indonesia yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero),

3. ZB selaku Direktur Equity PT Trust Sekuritas yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero),
 
4. DOS selaku Equity Sales di PT NH Korindo Sekuritas yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero), 

5. AA selaku Head Compliance PT MNC Sekuritas yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero), 

6. RAP selaku Direktur PT Pool Advista Finance yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero), 

7. D selaku Direktur Utama PT Treasure Fund Investama yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero),

8. I selaku Direktur PT. Bintang Dwi Lestari yang diperiksa terkait pembelian tanah milik tersangka BTS,

9. RMA selaku Head Compliance PT Reliance Sekuritas, Tbk yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero),

10. JA selaku Kepala Divisi Channel Distribution PT BNI Sekuritas yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero),

11. HS selaku Direktur Utama PT Indo Capital Sekuritas yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero), 

12. AWK selaku Direktur Operasional PT Indo Premier Sekuritas yang diperiksa terkait pendalaman broker PT ASABRI (Persero), 

13. YK selaku Operation Manager PT Boss Money Changer yang diperiksa terkait jual beli valas tersangka HH,

14. MPT selaku Direktur utama PT Danareksa Investment Management yang diperiksa terkait klarifikasi sita reksadana.

"Sementara dua saksi lain yang diperiksa terkait kasus proyek pembangunan jalur transmisi 275 KV gardu induk Kiliranjao-Payakumbuh pada PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Medan Tahun 2016-2017 yakni P dan EP yang merupakan pegawai PT PLN (Persero) UIP Sumbagut yang diperiksa terkait transaksi keuangan," jelasnya.

Pemeriksaan para saksi ini dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang perkara pidana yang dimaksud guna menemukan fakta hukum. 
"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19," tambah Kapuspenkum.