Pembangkit Listrik Atap Rumah 37 MW Bakal Dibangun Tahun Ini

oto: Eduardo Simorangkir

Jakarta - Kementerian ESDM menargetkan pembangunan 800 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) rooftop atau atap rumah di seluruh Indonesia tahun ini. Hal itu juga menjadi program prioritas sektor energi pada tahun 2020.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan program pembangunan 800 unit PLTS atap rumah ini setara dengan 37 MW.

"Kita memasang pembangkit listrik tenaga surya di atap-atap rumah untuk menggantikan" kata Arifin di ruang rapat Komite II DPD, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Arifin mengatakan pembangunan PLTS rooftop ini juga sebagai upaya pemerintah meningkatkan rasio elektrifikasi yang saat ini mencapai 98,89%. Target pada tahun 2020 adalah 100% elektrifikasinya.

"Karena dengan adanya PLTS rooftop di rumah akan besar biayanya dan ini akan membantu, tambahan 37 MW seluruh titik Indonesia," jelasnya.

Berdasarkan catatan Kementerian ESDM, sebaran pembangunan 800 PLTS rooftop untuk wilayah Sumatera ada 80 unit, di mana Sumatera Utara 15 unit, Sumatera Selatan 15 unit, Lampung 20 unit, dan Bangka Belitung 30 unit.

Pulau Jawa sebanyak 194 unit, di mana Jawa Timur sebanyak 100 unit, dan Jawa Tengah sebanyak 94 unit. Bali sebanyak 90 unit, NTT 100 unit, Maluku 20 unit, Maluku Utara sebanyak 40 unit. Pulau Kalimantan 90 terdiri dari Kalimantan Utara 70 unit dan Kalimantan Tengah 20 unit.

Selanjutnya, Pulau Sulawesi sebanyak 110 unit, di mana Sulawesi Selatan 15 unit, Sulawesi Barat 15 unit, dan Sulawesi Utara sebanyak 80 unit. Papua sebanyak 76 unit, di mana Papua Barat 30 unit, dan Papua 46 unit.

Komentar

Loading...