Korban Jiwa Akibat Virus Corona di China Bertambah Jadi 259 Orang

Foto: Getty Images/Chung Sung-Jun

Beijing - Wabah virus corona terus memakan korban jiwa. Otoritas kesehatan China menyatakan bahwa total 259 orang telah meninggal akibat virus mematikan di negara tersebut.

Komisi Kesehatan Nasional China menyatakan pada Sabtu (1/2) pagi waktu setempat, seperti dilansir media Financial Times, Sabtu (1/2/2020), hingga 31 Januari, sudah 11.791 orang yang terkonfirmasi terinfeksi virus corona, termasuk 10 orang di Taiwan.

Jumlah korban jiwa akibat virus corona hingga 31 Januari adalah 259 orang. Komisi Kesehatan China menyebutkan ada 45 kematian baru di provinsi Hubei, dan satu di kota Chongqing. Data sebelumnya yang dirilis pemerintah China menyebutkan total korban yang meninggal karena coronavirus mencapai 213 orang.

Pejabat-pejabat kesehatan China mengatakan, jumlah kasus suspect atau diduga corona sejauh ini telah mencapai 17.988 dan disebutkan bahwa otoritas tengah memonitor sekitar 137 ribu orang yang telah melakukan kontak dengan para penderita virus corona.

Virus corona ini diyakini berasal dari sebuah pasar hewan di kota Wuhan, China, di mana hewan-hewan eksotik dan daging hewan liar diperdagangkan secara ilegal. Pasar hewan itu telah ditutup dan penyelidikan telah dilakukan otoritas setempat.

Muncul sejak Desember 2019, virus yang memicu gangguan pernapasan ini telah menyebar luas di penjuru China. Virus ini juga diketahui telah menyebar hingga ke sedikitnya 21 negara. Selain China, sejumlah negara sudah melaporkan kasus corona yakni: Jepang, Korsel, Taiwan, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Sri Langka, Nepal, Uni Emirat Arab, Australia, Kanada, Amerika Serikat, Jerman, Finlandia dan Prancis.

Komentar

Loading...