Sejumlah Roket Kembali Hantam Pangkalan Udara Irak

Puing-puing terbakar terlihat di sebuah jalan dekat Bandara Internasional Baghdad, yang menurut kelompok paramiliter Irak disebabkan oleh tiga roket yang mengenai bandara di Irak, 3 Januari 2020, dalam gambar ini diperoleh melalui media sosial. - via REUTERS

Jakarta - Sejumlah roket menghantam pangkalan udara Irak tempat pasukan AS bermukim di utara Baghdad kemarin dan melukai setidaknya empat tentara Irak.

Akan tetapi belum diperoleh laporan mengenai jumlah korban di pihak Amerika Serikat.

Sedikitnya enam roket menghantam pangkalan Al Balad, yang menampung pelatih, penasihat, dan perusahaan Amerika Serikat yang menyediakan layanan pemeliharaan untuk pesawat F-16. Beberapa proyektil jatuh di sebuah restoran di dalam pangkalan udara itu, kata pejabat.

Serangan itu terjadi beberapa hari setelah Iran menembakkan rudal balistik di dua pangkalan di Irak yang menampung pasukan AS, yang tidak menimbulkan korban.

Mayoritas penerbang AS yang ditempatkan di pangkalan udara Al Balad, 80 km (50 mil) utara Baghdad, telah meninggalkan tempat itu seperti mengutip sumber-sumber militer.

Beberapa roket menghantam landasan pacu bandara, sementara satu lainnya menghantam sebuah gerbang, kata Kolonel Mohammed Khalil, seorang perwira polisi di provinsi utara Saladin seperti dikutip Aljazeera.com, Senin (13/1).

"Tiga tentara Irak, yang berjaga-jaga di gerbang pangkalan udara, terluka akibat penembakan itu," katanya. Seorang pejabat pertahanan tak dikenal mengatakan: "Ada para ahli, pelatih, dan penasihat Amerika Serikat di pangkalan itu."

Sejauh ini tidak ada klaim tanggung jawab atas serangan itu, yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran selama dua minggu terakhir.

Pekan lalu Iran melancarkan serangan rudal terhadap dua pangkalan udara Irak yang menampung pasukan AS sebagai balasan atas pembunuhan komandan tinggi Iran Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad

Komentar

Loading...