Orang Gila di Aceh Jaya Capai 382 Orang

Dokumen - Pasien penderita gangguan jiwa menjalani perawatan di tempat rehabilitasi Griya Cinta Kasih, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Jawa Timur, Selasa (19/3/2019). ANTARA/Syaiful Arif

Calang - Dinas Kesehatan Aceh Jaya mencatat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di kabupaten itu mencapai 382 orang yang tersebar di setiap kecamatan.

"Data yang masuk pada kami ada sebanyak 382 orang yang mengalami gangguan jiwa, itu tersebar di seluruh Aceh Jaya," kata Idham selaku Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Jaya, Jumat (10/1) di Calang.

Idham menyampaikan orang yang gangguan jiwa di Aceh Jaya sendiri belum ada laporan yang dipasung, kecuali pada saat ia sedang mengalami depresi kuat atau sedang mengamuk sehingga harus di pasung sebentar.

"Rata-rata orang gila ini mengamuk saat ia tidak lagi mengkonsumsi obat sehingga penyakit mereka kambuh," kata Idham.

Ia menambahkan ODGJ di Aceh Jaya saat ini dibagi dalam dua tingkatan, ada yang sudah mandiri maka akan dibekali yang pusatnya saat ini ada di Kecamatan Panga dan Kecamatan Teunom bahkan mereka dibantu untuk membuat karya misalnya membaut becak tergantung apa yang mereka mampu.

"Jika masih berat atau masih ada sifat kekerasan, maka kita kasih obat sama keluarga, yang menjadi persoalan saat ini ada yang tidak diminum obat tersebut, ini jadi masalah," kata Idham.

Idham berharap agar kasus pembacokan dan juga mengganggu masyarakat lain tidak terjadi lagi maka keluarga dapat pro aktif dalam menjaga pasien jiwa.

"Dukungan keluarga ini sangat dibutuhkan, khususnya dalam memberikan obat teratur agar pasien tidak kambuh lagi," kata Idham.

Komentar

Loading...