Kejam! Usai Bunuh Istri dan Kedua Anaknya, Pria Ini Malah Beli Sarapan

Foto: Istimewa

Jakarta - Kasus pembunuhan yang dilakukan Chris Watts, sempat membuat heboh Amerika di tahun 2018. Pasalnya, pria ini malah membeli sarapan usai membunuh keluarganya.

Kasus pembunuhan yang melibatkan seorang pria bernama Chris Watts, yang berasal dari Colorado, Amerika, sempat mencuri perhatian Amerika bahkan kasus pembunuhan ini disorot hingga dunia internasional. Chris terbukti membunuh istrinya yang tengah mengandung anak ke-3 mereka, dan kedua anak kandungnya sendiri.

Kejadian ini terjadi pada tanggal 13 Agustus 2018. Di mana awalnya Chris berpura-pura tak terlibat pada pembunuhan ini, bahkan ia sempat tertangkap kamera tengah membeli sarapan di supermarket, setelah membuang mayat istri dan anak-anaknya, seperti yang dilansir dari Mirror UK (10/12).

Foto: Istimewa

Sebelum Chris Watts tertangkap kamera CCTV di supermarket, tengah membeli sarapan beberapa jam setelah ia membuang mayat istri dan kedua anaknya. Kasus pembunuhan ini memiliki banyak motif, sehingga dikenal dengan nama 'Watts Family Murders'.

Kejadian ini terjadi pada tanggal 13 Agustus, 2018. Saat itu Chris memutuskan untuk membunuh istrinya bernama Shanann Watts yang tengah mengandung anak ketiga mereka, setelah itu lanjut membunuh kedua putrinya bernama Bella yang masih berusia 4 tahun, dan Celeste yang masih berusia 3 tahun.

Menurut pengakuannya kepada polisi, Chris membunuh sang istri dengan cara mencekiknya hingga tewas. Kemudian membunuh kedua anaknya, dengan cara dibekap hingga mereka kehabisan napas dan meninggal dunia di tangan ayah kandungnya sendiri.

Kasus pembunuhan ini cukup tragis. Karena Chris Watts mengaku, bahwa salah satu alasan mengapa ia memutuskan untuk menghabiskan keluarganya sendiri, karena ia berselingkuh dengan wanita lain dan ingin pergi meninggalkan keluarganya.

Karenanya tak aneh, jika Chris merasa tidak bersalah dan malah membeli sandwich untuk menu sarapannya, usai membunuh dan membuang tiga jasad keluarganya, di tempatnya bekerja. Setelah ditelusuri lebih lanjut, Chris ternyata berselingkuh dengan teman kerjanya sendiri.

Wanita yang menjadi orang ketiga ini bernama Nichol Kessinger, yang membela dirinya bahwa ia tak terlibat dengan kasus pembunuhan yang dilakukan Chris. Serta Nichol mengaku, bahwa Chris menyebut dirinya sudah dalam proses bercerai dengan istrinya, sehingga Nichol mau menjalin hubungan dengannya.

Foto: Istimewa

Menurut pengakuan dari Chris, saat ia akan memindahkan tubuh istrinya yang tak bernyawa dari dalam rumah mereka. Sang putri, Bella, melihat dirinya yang tengah menarik tubuh ibunya. Chris pun membohongi anaknya sendiri bahwa sang ibu tengah sakit.

"Ibu sedang sakit, kita harus membawanya ke rumah sakit agar dia merasa lebih baik," tutur Chris ke anaknya. Setelah berhasil memasukkan tubuh Shanann ke dalam mobil truknya, ia pun membawa kedua anaknya yang tidak tahu apa-apa, sebelum dibekap hingga tewas.

Usai memastikan bahwa anak dan istrinya sudah tidak bernyawa lagi. Chris pun langsung membawa tubuh mereka bertiga ke tempatnnya bekerja, dan menenggelamkan tubuh anak dan istrinya ke dalam drum berisi minyak.

Menghilangnya Shanann dan kedua anaknya, tidak berlangsung lama. Setelah salah satu sahabat Shannan, yang bernama Nickol Utoft Atkinson. Nickol menemukan ada yang aneh, karena Shannann tidak membalas telepon hingga pesan singkatnya. Tak berapa lama Chris datang, berpura-pura bahwa dia baru saja kembali dari tempat kerja.

Jejak pembunuhan Chris juga tercium dari rekaman CCTV yang dipasang di salah satu rumah tetangga Chris. Di mana terlihat Chris tengah memasukan badan Shannan ke dalam truk, sebelum melaju kencang dari sana. Akhirnya dua hari kemudian, tepatnya 15 Agustus 2018, Chris mengakui perbuatannya.

Ia mengatakan bahwa Shannann mengancam Chris untuk membunuh anak-anaknya, jika ia masih minta bercerai. Karena hal ini lah Chris kehilangan kesabaran, dan secara gelap mata menghabisi nyawa istri dan anak-anaknya. Chris pun kini dijatuhi hukuman seumur hidup di dalam penjara.

Usai kabar penangkapan Chris dan dinyatakan bersalah atas pembunuhan istri dan kedua anaknya. Banyak rekaman CCTV yang memuat aktivitas Chris di hari ia melakukan pembunuhan kejam itu, salah satunya di supermarket lokal yang ada di wilayah Colorado.

Foto: Istimewa

Saat itu, Chris masuk ke dalam supermarket pukul 8 pagi. Ia memilih beberapa menu sarapan di sana, dan pilihannya jatuh pada sandwich yang tersedia di supermarket itu. Wajah Chris pun tertangkap kamera CCTV yang ada di belakang meja kasir.

Di sana terlihat ia sempat berbicara santai dengan petugas kasir, sambil membayar sandwich yang akan dimakannya. Setelah membayar sejumlah uang, Chris pergi dari supermarket itu, dan melanjutkan sarapan sandwichnya usai membuang tubuh anak dan istrinya di drum berisi minyak.

Kasus pembunuhan serupa juga sempat terjadi di Inggris pada tahun 2011 lalu. Di mana seorang remaja bernama Joshua Davies, nekat membunuh mantan

Komentar

Loading...