Spesialis Pencurian Ternak Warga Ditangkap di Nagan Raya

Sapi Limousin (AP Photo/Maciej Zych)

Banda Aceh - Sat Reskrim Polres Nagan Raya menangkap seorang pencuri ternak di wilayah Nagan Raya. Selain pencuri spesialis, polisi juga mengamankan seorang penadah ternak curian itu dan masih memburu tiga pelaku lainnya yang terlibat dalam pencurian ternak tersebut.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, penangkapan ini dilakukan setelah korbannya yakni Abu Bakar (53), Petani, warga Kecamatan Seunagan, Nagan Raya membuat laporan tentang sejumlah ternak miliknya yang hilang sejak November lalu.

"Dari situlah, dilakukan penyelidikan dan akhirnya tim Sat Reskrim Polres Nagan Raya yang dibantu Sat Reskrim Polres Aceh Barat menangkap pelaku di Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat," ujarnya Selasa (3/12/2019).

Pencuri spesialis yang awalnya ditangkap berinisial SP (36), warga Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya. Diketahui, tersangka SP mencuri ternak bersama rekannya yang lain yakni JN alias Nadi, SM serta MN yang hingga saat ini masih dalam pencarian polisi.

"Komplotan pencuri ternak ini beraksi dengan cara memantau ternak yang berkeliaran di seputaran Nagan Raya menggunakan mobil rental minibus jenis Kijang Innova. Saat ditemukan ada ternak yang berkeliaran, para pelaku menangkap ternak lalu memasukkannya ke dalam mobil," ungkap Agus.

Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan sebuah mobil yang digunakan pelaku untuk mencuri ternak itu. Selain mobil, petugas juga mengamankan sebuah handphone serta tiga bilah parang yang diduga juga digunakan untuk melancarkan aksinya.

"Dari pengakuan sementara tersangka SP, para spesialis pencurian ternak ini beraksi untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Selain di Nagan Raya, mereka juga kerap beraksi di Aceh Barat, ternak curian dibawa pelaku dan dijual ke penadah," katanya.

Saat dilakukan pengembangan, akhirnya polisi menangkap penadah ternak curian yang dimaksud berinisial MS alias Ayahwa (38), warga Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya. Tersangka MS pun selama ini tahu bahwa ternak yang dibeli dari SP Cs merupakan ternak curian.

"Diamankan satu ekor anak kerbau, empat ekor anak sapi dan tiga ekor kambing serta sebuah mobil pikap jenis Carry dari tersangka MS ini. Biasanya, MS membeli ternak curian dari SP Cs lalu diletakkan dirumah sebelumnya nantinya dijual kembali," jelas Kombes Pol Agus Sarjito.

Saat ini, kedua pelaku masih diamankan di Mapolres Nagan Raya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 huruf ke 1e dan 4e Jo Pasal 480 huruf 1e KUHPidana tentang Pencurian.()

Komentar

Loading...