Distanpan Pidie Dukung Demplot Inpari Nutri Zinc

Foto: Istimewa

Banda Aceh - Dalam upaya penderasan inovasi teknologi dan diseminasi hasil litkaji, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh bekerjasama dengan Balai Besar Padi Sukamandi, Jawa Barat terus saja gencar melakukan uji adaptasi melalui demplot padi inpari nutri zinc termasuk di Gampong Mee Adan, Mutiara Timur Kabupaten Pidie.

Kegiatan tanam yang dirangkai dengan bimbingan teknologi (Bimtek) ini dihadiri pemulia yang juga Kasi Program BB Padi, Wage Ratna Rohaeni, Peneliti BPTP Aceh Abdul Azis, Kepala Distanpan Pidie yang diwakili Kabid TPH, BBI Keumala, Penangkar, dokter/bidan Puskesmas, Koordinator/ penyuluh/POPT BPP Mutiara Timur, juga dekan FP Unaya Aceh, serta wakil dekan, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Pidie.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Sofyan Ahmad melalui Kabid TPH, Suardi mengucapkan terimakasih kepada BPTP-Balitbangtan Aceh yang telah menempatkan demplot di wilayahnya untuk pengujian awal.

Untuk itu, Ia mengajak jajarannya untuk mendukung melalui pengawalan dan pendampingan bagi kelompoktani. "Walaupun kegiatan ini hanya sebagai pengujian namun perlu didukung dan kita awasi bersama, sehingga dapat dijadikan benih untuk ditanam pada MT mendatang"paparnya.

Selain itu, Suardi berharap agar Bimtek dengan pola pendampingan teknologi inovasi dapat dijadikan sebagai wawasan dalam transfer teknologi kepada petani. Untuk mendukung kegiatan ini, kata dia, pihaknya kedepan akan mempersiapkan anggaran untuk areal yang lebih luas lagi.

Sementara itu, Dosen Fakultas Pertanian Jabal Gafur (UNIGHA) Pidie, Jamilah mengatakan, bahwa keterlibatan mahasiswa sangat membantu dalam pengenalan Teknologi dan dapat dijadikan sebagai ajang kuliah praktek lapang.

Untuk itu, Ia mengajak agar mahasiswa calon petani milenial dapat belajar secara serius untuk mengamati mulai dari penanaman, masa vegetatif hingga fase generatif, sehingga dari kegiatan ini dapat dijadikan laporan.

Untuk itu, kata dia, pihaknya juga mengharapkan agar benih Inpari Nutri Zinc dapat ditanam di lahan kampus, yang berguna untuk penelitian mahasiswa semester akhir.

"Kita harapkan uji adaptasi padi Inpari Nutri Zinc selain dapat meningkatkan produksi gabah juga memiliki peluang untuk dikembangkan melalui penangkar untuk dijadikan sebagai benih sebar. Karena padi ini sangat potensial dan menguntungkan petani,"kata Wage Ratna Rohaeni, Pemulia BB Padi yang juga kasi program padi tersebut.

Varietas Inpari Nutri Zinc, kata dia, baru saja dilepas oleh Kementerian Pertanian, sangat adaptif untuk agro ekosistem padi sawah di Aceh. Namun dengan adanya keterlibatan perguruan tinggi dan mahasiswa dapat juga dilakukan penelitian dengan berbagai ekosistem dan komponen teknologi lainnya.()

Komentar

Loading...