4 ABK Kapal Ikan Asing Malaysia Terancam 6 Tahun Penjara atau Denda Rp 20 Miliar

Foto: Istimewa

Banda Aceh - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap satu kapal ikan asing (KIA) asal Malaysia di perairan laut teritorial Indonesia, tepatnya di kawasan Selat Malaka, Kamis (28/11/2019).

Plt Direktur Jenderal PSDKP, Agus Suherman mengatakan, kapal yang ditangkap bernama KM PKFA 7949 dengan ukuran mesin 59 GT. Kapal ini, ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan (KP) KP Hiu 12 yang dinakhodai Capt. Novry Sangian sekitar 16.07 WIB.

"KM PKFA 7949 ditangkap karena menangkap ikan di perairan Indonesia tanpa izin," ujarnya Jumat (29/11/2019).

Agus menambahkan, dalam penangkapan itu pihaknya mengamankan empat orang awak kapal berkewarganegaraan Kamboja bersama alat tangkap terlarang trawl. Selanjutnya, kapal beserta awaknya dikawal ke Satuan PSDKP Langsa Aceh untuk diproses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

"Proses penyidikan akan dilakukan oleh PPNS Perikanan Satuan PSDKP Langsa dan sesuai Undang-undang Perikanan, pelaku dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar," jelasnya.

Penangkapan ini, menambah deretan kapal ikan asing ilegal yang ditangkap oleh KKP selama tahun 2019. Sejak Januari hingga 29 November 2019, sebanyak 55 kapal ditangkap saat melakukan upaya penangkapan ikan secara ilegal di WPP-NRI.

"Total 56 kapal ikan asing yang ditangkap tahun ini terdiri dari 21 kapal berbendera Malaysia, 19 kapal berbendera Vietnam, 15 kapal berbendera Filipina, dan 1 kapal berbendera Panama," tambah Agus.()

Komentar

Loading...