Bunuh Bayi dan Bakar Mobil Suaminya, Ibu Muda Ini Bunuh Diri

Ilustrasi Pembunuhan. ©2016 Merdeka.com

Banda Aceh - Seorang ibu muda di Aceh Tengah diketahui bunuh diri usai membunuh anak kandungnya sendiri dan membakar mobil milik suaminya yang berada di dalam gudang. Peristiwa itu terjadi Kamis (28/11/2019) kemarin, di kawasan Gampong Atu Gogop, Kecamatan Kute Pinang, Aceh Tengah.

Ibu muda tersebut diketahui berinisial NS (30) dan anak kandung laki-lakinya yang masih berusia satu tahun yang tega dibunuh oleh NS adalah YM. Sementara, sang suami yang mobilnya dibakar oleh NS diketahui berinisial SK (41), warga asal Pidie. Informasi yang dihimpun, NS merupakan istri muda dari SK.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, awalnya, kasus yang diketahui adalah pembakaran mobil yang berada di dalam gudang. Kebakaran gudang berisikan mobil ini pertama kali diketahui oleh anak SK dari istri tuanya yakni HP (9).

"Rabu malam yang bersangkutan pulang ke rumah dan parkir mobil di gudang, pagi harinya (Kamis) anak korban melaporkan bahwa gudang mobil mereka yang jaraknya kurang lebih 400 meter dari rumah terbakar," ujarnya Jumat (29/11/2019).

Akibatnya, lanjut Direktur, mobil milik SK jenis L200 hangus terbakar bersama gudangnya. Peristiwa ini pun menjadi penyelidikan pihak kepolisian. Saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian, petugas menemukan mayat seorang wanita yang belakangan diketahui adalah NS, istri muda dari SK.

"Selain menemukan jasad NS di bawah pohon kopi yang jaraknya sekitar 15 meter dari gudang mobil, petugas juga menemukan bayi laki-laki di dalam kamar tepatnya dalam ayunan yang sudah meninggal dunia. Jasad NS ditemukan dalam posisi terlentang dan mulut berbusa, bayi itu juga demikian dalam kondisi mulut berbusa dalam ayunan," jelasnya.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan bekas bungkus racun babi di bagian dapur rumah NS. Diduga kuat, racun ini digunakan NS untuk bunuh diri setelah membunuh anak kandungnya dan membakar mobil milik suaminya.

"NS diduga mencampurkan racun tersebut ke botol susu bayinya. Dari hasil visum dokter di Rumah Sakit Datu Beru, diduga korban telah meninggal selama 8 jam lalu. Tidak ada tanda kekerasan lain yang ditemukan di tubuh korban," kata Kombes Pol Agus Sarjito.

Dari keterangan para saksi yang merupakan tetangga NS, subuh kemarin NS sempat mengetuk pintu rumah tetangganya untuk meminta tolong diantarkan ke kebun yang menjadi lokasi bunuh diri NS. Namun, NS tak memberitahu secara pasti maksud dan tujuannya ke kebun kopi itu dan berpesan agar melihat anaknya bila menangis.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sandal, korek api, botol minum dan handphone di lokasi kejadian pembakaran mobil. Sementara di rumah NS, polisi mengamankan sebungkus racun babi serta gelas plastik yang digunakan NS untuk mengisi cairan racun tersebut, botol susu, pisau dan lainnya.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan dan penanganan lebih lanjut yang dilakukan personel Sat Reskrim Polres Aceh Tengah," tambah mantan Dir Resnarkoba Polda Aceh ini.()

Komentar

Loading...