Catat! Asupan Sehari-hari Ini Sebenarnya Lebih ‘Jahat’ Dibanding Nasi

Sudah tak makan nasi tapi kok tetap gemuk? (Foto: Istock)

Jakarta - Diabetes adalah penyakit kronis yang disebabkan karena tubuh tidak mampu memproduksi hormon insulin. Seringkali, penyakit diabetes ditandai dengan kegemukan dan obesitas.

Jika tidak tertangani, diabetes memiliki banyak konsekuensi serius termasuk penyakit jantung, gagal ginjal, kebutaan, dan sederet komplikasi lainnya.

Spesialis Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam dari Fakultas Kedoktean Universitas Indonesia, dr Em Yunir SpPD-KEMD menyebut tak harus 'alergi nasi' jika ingin menghindari kegemukan dan diabetes.

"Siapa bilang nggak boleh makan nasi? Tetap boleh asal dijaga," sebutnya saat dijumpai detikcom beberapa waktu lalu.

Nasi banyak disebut sebagai penyebab kegemukan dan diabetes karena masyarakat kerap kali tak mengatur pola makan mereka sehingga terjadi penumpukan lemak dalam darah. Nasi masih bisa dikonsumsi bagi mereka yang mengidap diabetes agar takarannya dijaga.

Menghindari makanan yang meningkatkan kadar gula darah dan mendorong resistensi insulin dapat membantu Anda tetap sehat sekarang dan mengurangi risiko kegemukan dan komplikasi diabetes di masa depan.

Berikut deretan makanan yang harus dihindari jika tak ingin gemuk dan diabetes dikutip dari Healthline.

1. Kentang goreng dan keripik kentang

Kentang yang belum terproses tentu saja memiliki nilai gizi yang baik, tapi tidak dengan kentang olahan. Dalam sebuah studi, konsumsi keripik dan kentang goreng meningkatkan risiko kegemukan lebih dari 50 persen.

Studi bahkan menemukan bahwa keripik kentang dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan lebih yang lebih tinggi daripada makanan lain. Terlebih lagi, kentang yang dipanggang, dipanggang, atau digoreng mungkin mengandung zat penyebab kanker yang disebut akrilamida.

2. Minuman manis

Minuman yang dimaniskan dengan gula, seperti soda, adalah salah satu makanan paling tidak sehat di planet ini. Soda dan minuman manis sangat terkait dengan kenaikan berat badan dan dapat memiliki efek kesehatan yang buruk ketika dikonsumsi secara berlebihan.

Meskipun minuman manis mengandung banyak kalori, otak tidak menghitungnya seperti makanan padat. Kalori dalam gula tidak membuat kenyang sehingga akan terus ngemil sepanjang hari dan memicu kenaikan berat badan.

3. Roti putih

Roti jenis ini seringnya mengandung banyak gula tambahan. Roti putih tinggi indeks glikemik yang dapat meningkatkan kadar gula darah pemicu diabetes.

Satu studi dari 9.267 orang menemukan bahwa makan dua iris (120 gram) roti putih per hari dikaitkan dengan risiko 40 persen lebih besar kenaikan berat badan dan obesitas.

4. Es krim

Es krim sangat lezat, tetapi sangat tidak sehat. Tinggi kalori, dan sebagian besar jenis sarat dengan gula. Mungkin jika dalam porsi sedikit tak menjadi masalah, namun es krim sangat mudah dikonsumsi langsung dalam jumlah banyak.

Pertimbangkan membuat es krim sendiri, menggunakan sedikit gula dan bahan-bahan sehat seperti yogurt dan buah. Selain itu, sajikan sendiri porsi kecil dan singkirkan es krim sehingga tidak akan makan terlalu banyak.

Komentar

Loading...