Teknologi Baru Lamborghini Mobil Listrik Tanpa Baterai

Foto: Lamborghini

Jakarta - Tak dapat dipungkiri bahwa elektrifikasi adalah masa depan dunia otomotif di Indonesia dan di dunia mengingat cadangan sumber daya energi fosil akan terus menipis. Di saat Tesla mengejar baterai dengan kemampuan jarak tempuh juta kilometer dan Hyundai yang mengembangkan pengisian daya dari energi matahari, Lamborghini memiliki alternatif lain.

Melalui sebuah patennya Lamborghini menggunakan medium super kapasitor sebagai penyimpan energi listrik alih-alih menggunakan baterai. Teknologi ini sudah memulai debutnya melalui pada mobil produksi terbatas Lamborghini Sian dan terus mengalami pengembangan.

Pengembangan teknologi ini merupakan hasil kerja sama dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang mengukir karya pertamanya melalui konsep Terzo Millenio. Paten ini menggunakan bahan sintetis yang akan menjadi dasar pengguna super kapasitor ke depannya yang dibuat oleh tim Profesor Mircea Dinca dari Departemen Kimia MIT, berdasarkan konsep 'Kerangka Kerja Organik Logam'.

Hasilnya adalah kumpulan bahan yang struktur molekulnya ideal untuk memproduksi elektroda super kapasitor berkinerja tinggi di masa depan, memaksimalkan luas permukaan sekaligus menjaga massa tetap rendah. Pada penerapannya, teknologi ini meningkatkan kepadatan energi dan menurut dokumentasi paten, teknologi baru ini dapat meningkatkan kepadatan energi hingga 100% dibandingkan dengan teknologi apa pun yang saat ini beredar di pasaran.

Lamborghini Sian Foto: Lamborghini

Artinya, tenaga yang dihasilkan oleh super kapasitor ini dapat mencapai dua kali lipat daripada yang dihasilkan oleh Lamborghini Sian saat ini. Terlepas dari segala keunggulannya itu, super kapasitor sebenarnya bergantung pada penurunan bobot yang diusung oleh baterai. Di pengembangan selanjutnya, jika teknologi ini masih diterapkan pada Lamborghini Sian maka akan mendapatkan tambahan 70 hp tanpa adanya penambahan berat mobil secara keseluruhan.

Lamborghini Sian menggendong mesin V12 6,5 liter dipadukan dengan 48v sistem elektrik. Dari tenaga pembakaran memberikan tenaga sebesar 774 hp dan 34 hp dari tenaga listriknya. Mobil menggunakan supercapacitor ion lithium yang diklaim Lamborghini lebih kuat 3 kali lipat dari baterai biasa dengan bobot yang sama.

Supercapacitor ini juga bisa langsung dicas dalam waktu yang lebih cepat dan bisa menarik energi seperti pada proses pengereman, jadi bisa penuh ketika mobil melakukan pengereman. Supercapacitor juga tidak gampang habis kapasitasnya seperti baterai, jadi bisa digunakan dalam jutaan kali pengisian energi. Meski begitu kelemahannya adalah Supercapacitor tidak memiliki kerapatan energi yang lebih bagus dari baterai.

Komentar

Loading...