Harga Rokok Mahal, Rokok Ilegal Marak Beredar di Aceh

Acehbisnis.comRokok ilegal

Aceh Timur - Isu harga rokok akan naik di awal Januari 2020, sejumlah jenis rokok ilegal marak beredar di Provinsi Aceh, terutama di Kabupaten Aceh Timur.

Ironisnya ada rokok ilegal yang tidak bermerek alias polos pada kotak bungkusan, atau menggunakan bungkusan putih polos beredar di Aceh Timur bedasarkan pantauan wartawan, Sabtu (9/11)

Rokok ilegal itu dibandrol dengan harga Rp7000 sampai dengan Rp10 ribu per bungkus. Bahkan, rokok itu dijual secara sembunyi-sembunyi alias tidak dipajangkan oleh pedagang.

Pendistribusi rokok ilegal itu tidak seperti rokok berbandrol pada umumnya, atau bandrol resmi lainnya.

Anehnya, dalam penelusuran itu ada jenis rokok ilegal dengan bungkusan putih polos, tidak ada merek yang tertera.

“Harga rokok saat ini mahal, jadi kami cari aja rokok yang murah, seperti rokok ini, kami beli dangan harga Rp7000/bungkus" kata warga Aceh Timur pada acehbisnis.com, yang enggan menyebutkan namanya.

Menurut dia, rokok ilegal itu tak jauh beda dengan rokok pada umumnya. "Yang penting berasap,”ujarya.

Sementara pengakuan para perokok aktif disalah satu warung saat bercengkrama dengan awak media, menyebutkan bahwa mereka memperoleh rokok itu di kios-kios di daerahnya.

Sementara alamat kios tempat rokok itu dijual, mereka engan memberi tahukan kepada awak media.

Dari penulusuran acehbisnis.com bukan saja jenis rokok filter biasa yang beredar ditengah-tengah masyarakat daerah ini, akan tetapi ada juga rokok ilegal berjenis mild dan kretek lainya, hanya saja haraganya beda.

Anehnya rokok ilegal itu  tidak tertera berapa kadar, Tar, Nikotin dan peringatan bahaya merokok, seperti rokok-rokok legal yang mudah di dapat.

Tidak diketahui dari mana asal rokok tersebut, isu yang beredar ditengah-tengah masyarakat rokok itu berasal dari luar negeri, atau produk rumahan.()

Komentar

Loading...