Ketua DPRK Prihatin Maraknya Penyalahgunaan Narkoba di Banda Aceh

Kajari Banda Aceh Erwin Desman (tengah) dan Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar (kanan) memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum jenis narkotika dengan cara memblender di Banda Aceh, Aceh, Kamis (7/11/2019). (Foto: Antara)

Banda Aceh - Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar menyatakan keprihatinan maraknya peredaran serta penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

"Data Kejaksaan Negeri Banda Aceh, kasus yang ditangani selama 2019 ada 400 perkara. Perkara tersebut didominasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Artinya ini narkoba marak di Banda Aceh," kata Farid Nyak Umar di Banda Aceh, Kamis.

Politis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebutkan narkoba membidik kalangan generasi muda. Karena itu, kalangan milenial tersebut harus dibentengi agar mereka tidak terjebak menjadi korban narkoba.

"Kami meminta instansi seperti Dispora, Dinas Pendidikan, dan Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, lebih aktif menyosialisasikan dan memberi penyuluhan kepada generasi milenial agar mereka tidak terjebak dalam perangkap penyalahgunaan narkoba," kata Farid Nyak Umar.

Farid mengajak masyarakat memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Banda Aceh. Sebab, tanggung jawab memberantas narkoba tidak bisa hanya dilakukan instansi terkait saja, tetapi juga komponen masyarakat.

Selain itu, Farid juga mengajak keluarga menjaga anggotanya, terutama anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah dan bersentuhan dengan narkoba. Keluarga merupakan benteng terakhir peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

"Pengawasan orang tua dan anggota keluarga terhadap anak-anak mereka harus ditingkatkan. Sekali bersentuhan dengan narkoba, maka sulit melepaskan diri. Dan ini tentu akan menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa," kata Farid Nyak Umar.

Sebagai pimpinan dewan, Farid Nyak Umar memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan yang telah bekerja keras memberantas peredaran narkoba di Banda Aceh.

"Banda Aceh merupakan etalasenya Aceh. Oleh karena itu, harus dipastikan bahwa Banda Aceh ini benar benar bebas narkoba. Narkoba harus diberantas sampai ke akarnya," kata Farid Nyak Umar.

Komentar

Loading...