Wali Kota Terima Penghargaan Smart City dari Menteri Kominfo

Foto: Ist

Banda Aceh - Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman menerima penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung Aminullah pada acara pemberian penghargaan (Awarding) di Balai Sudirman, Menteng Dalam, Jakarta selatan, Rabu (6/11/2019). Penghargaan ini diserahkan langsung Menteri Kominfo RI Johnny G Plate.

Ditemui usai kegiatan, Aminullah mengatakan, terdapat beberapa elemen utama dalam kesiapan Banda Aceh untuk Smart City seperti potensi Alam, SDM yang sangat mendukung dengan adanya 15 Perguruan Tinggi di Kota Banda Aceh, adanya Komunitas-komunitas seperti Komunitas start Up, network security dan juga komunitas UKM/IKM yang aktif.

“Dalam hal infrastruktur, Alhamdulillah interkoneksi di kota Banda Aceh sudah di support oleh koneksi kecepatan tinggi berbasis fiber optic dan segi layanan aplikasi juga didukung oleh 125 aplikasi, 101 diantaranya bersifatnya terbuka/publik,” Kata Aminullah.

“Dan Banda Aceh sudah memiliki Mall Pelayanan Publik dan sudah mulai beroperasi sebagai pendukung smart city,” tambah Wali Kota.

Wali kota menyebutkan, untuk mengumpulkan ide, inovasi dan masukan dari masyarakat, Kota Banda Aceh telah memiliki Portal Smart City, smartcity.bandaacehkota.go.id.

Selain sebagai jembatan untuk mengumpulkan masukan masyarakat, tambah Aminullah, portal ini juga berfungsi sebagai monitoring dan evaluasi kinerja skpk terkait program-program smart city di Kota Banda Aceh.

“Kami sebagai pimpinan kota memiliki dashboard untuk memonitor secara live program smart city dari SKPK dan stakeholders di Kota Banda Aceh,” tutup Aminullah.

Presentasikan Masterplan Smart City

Kota Banda Aceh menjadi satu dari 25 kabupaten/kota yang terpilih mempresentasikan rencana induk (masterplan), Menuju 100 Smart City 2019. Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian dan Informatika RI, terkait evaluasi masterplan dan quick wins smart city. Dilaksanakan sejak 4 hingga 5 November 2019, bertempat di Balai Sudirman, Menteng Dalam, Jakarta selatan.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman sendiri memaparkan langsung rencana pengembangan smart city Banda Aceh Selasa (5/11/2019) sore. Aminullah juga didampingi  Kadis Kominfotik Bustami, Kabid Hubungan Media dan Smart City Rahmat Kadafi, Ketua Penulis Dokumen Master Plan Smart City dari Unsyiah Muhd Iqbal, Plt. Kepala Bappeda Nila Herawati dan Staf Ahli Bappeda T Arriessa Sukhairi.

Di hadapan lima penguji dari kementerian kominfo, akademisi UGM dan pakar IT, Aminullah mempresentasikan masterplan serta pengembangan smart city Banda Aceh ke depan. Dengan harapan Kota Banda Aceh akan semakin maju dalam bidang teknologi informasi untuk diterapkan dalam pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Presentasi dimulai dengan memaparkan executive summary smart city Banda Aceh, selanjutnya diputarkan video quick Win dan dilanjutkan dengan tanya jawab,” kata Kadis Kominfotik Kota Banda Aceh Bustami.

“Para Asesor memberi nilai plus ke kita karena Pak Wali menyampaikan dengan bagus dan complete, dan dari dokumen yang telah kita susun, asesor menyatakan sudah sangat lengkap dan sepertinya kesiapan untuk smart city sudah oke,” kata Bustami didampingi Ketua Penulis Dokumen Master Plan Smart City Banda Aceh dari Unsyiah Muhd. Iqbal.

Terkait strategi penguatan untuk SDM, tambah Bustami, Alhamdulillah Banda Aceh punya strategi yang sangat baik untuk itu, dan kemkominfo sangat terbuka juga bekerja sama dengan Pemko Banda Aceh untuk dilibatkan dalam proses capacity building.

“Terkait desa tangguh bencana yang ditanyakan asesor, Alhamdulillah bisa dijawab sangat baik oleh Pak Wali dan termuat dalam strategi di Buku smart city Banda Aceh.” Imbuh Bustami.()

Komentar

Loading...