Dua Kebiasaan Ini Bisa Sebabkan Cat Mobil Cepat Rusak

Cat Mobil Foto: Pool

Jakarta - Cat mobil jadi komponen yang rentan rusak, sebab komponen ini ada di bagian terluar dan gampang bersinggungan dengan benda asing. Maka itu perlakuan terhadap cat mobil pun tidak bisa sembarangan.

Diungkapkan Technical Support Otogard, Ade Lesmana, setidaknya ada dua kebiasaan pemilik atau pengguna mobil yang bisa menyebabkan cat kendaraannya lekas rusak.

"Pertama adalah proses pencucian yang salah. Misal menggunakan sabun deterjen atau krim untuk mencuci. Itu bisa bikin rusak cat, karena sabun itu memiliki kandungan soda api," ujar Ade lewat sambungan telepon.

Selain itu, mencuci saat mobil masih dalam kondisi panas juga bisa membuat lapisan cat cepat terkikis.

"Saat bodi mobil masih panas, karena terkena terik matahari atau saat parkir terlalu lama maka jangan langsung dicuci. Karena nanti, akan ada efek water spot atau jamur," lanjut Ade.

Selanjutnya adalah, tempat pemilihan parkir mobil yang salah. Kebiasaan parkir di ruang terbuka dan parkir di bawah pohon juga bisa menyebabkan lapisan cat mobil cepat rusak.

"Kalau sering parkir di tempat terbuka, sinar ultra violet, akan bikin cat mobil cepat rusak. Sementara kalau parkir di bawah pohon mobil berpotensi terkena getah," terang Ade.

"Terus bahayanya lagi kalau (parkir di bawah pohon) bisa kejatuhan kotoran hewan seperti kelelawar atau burung. Kotoran hewan ini mengandung asam, itu bisa juga menghancurkan cat," lanjutnya.

Menurut Ade, jika kejatuhan cat atau kotoran hewan. Maka sebaiknya langsung dibilas pakai air bersih.

"Nah kalau getah atau kotoran itu nempel dipermukaan pernis dan nggak lekas dibilas, lebih dari 2-3 hari, itu saya jamin catnya akan pecah. Jadi jangan lebih dua hari dibiarkan. Langsung disiram air dan dilap pakai kain bersih," pungkasnya.

Komentar

Loading...