Sebelum Membeli, Kenali 5 Jenis Aki Mobil

Salah pasang kutub aki bisa berdampak negatif. (Herdi/Liputan6.com)

Jakarta - Mobil memiliki beragam komponen yang membutuhkan tenaga listrik untuk dapat beroperasi seperti lampu, AC, bahkan untuk menstarter mobil. Asupan listrik tersebut disediakan oleh aki yang menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia.

Biasanya, di Indonesia terdapat dua jenis aki yang umum yaitu aki kering dan basah. Namun, dilansir Top1, terdapat beberapa jenis aki lain yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

1.Aki Basah

Aki tipe ini merupakan yang paling umum dan mudah didapatkan. Penyebutan basah disebabkan karena di dalam aki tipe ini terdapat cairan elektrolit atau air aki berupa asam sulfat.

Meskipun harganya tergolong paling murah, aki ini mengandung timah antimoni yang mudah menguap sehingga cepat habis. Aki basah membutuhkan perawatan yang rutin , apabila tidak dirawat dengan benar aki dapat tumpah dan merusak komponen lainnya. Tidak perlu khawatir, banyak bengkel yang menjual dan menerima jasa perawatan aki basah.

2.Aki Kering

Walaupun disebut aki kering, tipe aki ini tetap mengandung cairan elektrolit yang mengandung timah kalsium. Kelebihannya dibanding aki basah, timah kalsium lebih hemat dalam proses penguapan. Selain itu, aki kering juga tidak membutuhkan perawatan rutin seperti aki basah karena tidak membutuhkan pengisian ulang cairan elektrolit.

Aki kering disegel sangat kuat sehingga cairan elektrolit di dalamnya tidak akan tumpah. Namun, akibat disegel, maka perawatan aki kering sulit dilakukan sehingga lebih disarankan melakukan penggantian aki apabila bermasalah. Karena kualitasnya yang lebih baik dibanding aki basah maka jenis aki ini memiliki harga yang lebih mahal.

3.Aki Kalsium

Kutub dari aki ini terbuat dari material kalsium dan memiliki tingkat penguapan yang rendah. Daya tahan aki kalsium sangat baik dalam menyalurkan listrik. Namun, aki tipe ini masih sulit ditemukan di toko dan harganya juga tergolong tinggi.

4.Aki Hybrid

Aki hybrid merupakan kombinasi dari aki biasa dengan aki kalsium. Aki gabungan ini memiliki tingkat penguapan yang sangat minim dan tidak membutuhkan perawatan rutin.

Kekurangannuya, aki tipe ini masih jarang ditemukan di toko dan cairan elektrolit di dalamnya bersifat korosif serta berbahaya bagi kulit manusia.

5.Aki Gel

Aki gel disebut sebagai aki berteknologi canggih. Perbedaannya dibanding aki tipe lain, aki ini menggunakan gel sebagai pengganti cairan elektrolit.

Penggunaan gel tersebut meminimalisir kemungkinan tumpah. Selain itu, aki ini tidak menggunakan cairan elektrolit yang bersifat korosif dan berbahaya. Aki gel juga minim perawatan serta lebih awet dibanding tipe aki lainnya.Sayangnya, aki ini tidak tersedia di banyak bengkel atau toko.

Penulis: Khema Aryaputra

Komentar

Loading...