Mesin Rentan Mati Mendadak, Daihatsu Recall Gran Max dan Luxio

Jumpa pers recall Daihatsu Foto: Ridwan Arifin/detik

Jakarta - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melakukan penarikan kembali (recall) terhadap dua model kendaraannya, Gran Max 1.5 dan Luxio. Pihak ADM menemukan connecting road bermasalah yang menyebabkan mesin mobil mati.

Daihatsu mengumumkan akan melakukan penggantian komponen Connecting Rod pada mesin 1.5L 352, Gran Max 1.5L dan Luxio, produksi pada Maret 2018 April 2019. Total unit yang terlibat dalam di-recall, sejumlah 36.915 unit.

"Program ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan tanggung jawab kami dalam memastikan mobil yang sudah menjadi milik pelanggan pun tetap terjaga keamanan dan kenyamanannya. Bagi pelanggan yang mobilnya termasuk dalam daftar program recall, silahkan bawa ke bengke| resmi Daihatsu terdekat, kami siap menyambut kedatangan pelanggan," ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) saat konferensi pers di Jakarta Utara, Jumat (1/11/2019).

Lebih lanjut Koordinator Eksekutif Technical Service Astra Daihatsu Motor Anjar Rosadi menjelaskan pada bulan Maret hingga September 2019 ditemukan masalah pada Gran Max 1.5.

"Kemudian kami menemukan hasil investigasi ditemukan adanya connecting road yang rusak," papar Anjar dalam kesempatan yang sama.

Pada penggantian komponen ini, pelanggan tidak akan dikenakan biaya apapun, alias gratis, estimasi pengerjaan bakal dilakukan selama 14 jam. Selain itu, pelanggan juga akan mendapat apresiasi berupa voucher paket ganti oli mesin gratis untuk service berikutnya bagi yang berpartisipasi dalam program ini.

Komponen yang bermasalah Foto: Ridwan Arifin

Daihatsu juga aktif menghubungi melalui surat pemberitahuan, telpon dan SMS untuk memberitahukan kepada para pemilik kendaraan yang terlibat dalam recall ini. Setiap pemilik kendaraan dapat melakukan pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah mobilnya termasuk kendaraan yang teridentifikasi program tersebut dengan menghubungi Hotline di 1-500-898 kapan pun selama 24jam sehari, 7 hari seminggu.

Komentar

Loading...