Mesum dalam Mobil, Warga Aceh Besar Ini Dicambuk 30 Kali

Hukuman cambuk.(Foto:Acehbisnis.com)

Banda Aceh - Pasangan non muhrim yang terbukti melakukan jarimah ikhtilat (mesum) di dalam mobil beberapa waktu lalu di kawasan pantai Ulee Lheue dihukum cambuk di Taman Bustanussalatin (Taman Sari), Kota Banda Aceh, Kamis (31/10/2019).

Pasangan non muhrim yang dicambuk masing-masing terpidana M (57) yang diduga pengurus Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Besar, dan N (55) asal Aceh Jaya. Keduanya mendapatkan hukuman 30 dan 25 kali cambukan di muka umum.

Selain pasangan yang ditangkap oleh petugas Wilyatul Hisbah Kota Banda Aceh saat bermesum di dalam mobil, seorang terpidana lainnya berinisial R yang merupakan Mahasiswi juga dicambuk 12 kali usai dikurangi masa tahanan.

Mahasiswi ini dan pasangannya ditangkap oleh petugas WH Aceh beberapa waktu lalu. Namun, pasangan pria tidak dicambuk karena masih di bawah umur.

Eksekusi cambuk dilakukan usai Majelis hakim Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh memvonis ketiganya karena terbukti Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

“Data yang kita terima, terpidana M ini pekerjaannya swasta. Saya berpedoman pada data tersebut, jika beliau merupakan anggota MPU atau bukan silahkan dicek langsung kepada MPU Aceh Besar,”kata Asisten II Setdako Banda Aceh, Bachtiar di Banda Aceh.()

Komentar

Loading...