1370 Anak Ikut Meriahkan FASI Tingkat Kota Banda Aceh

Foto: Aceh Bisnis

Banda Aceh - Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin resmi membuka Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat Kota Banda Aceh 2019 di Kompleks Masjid Jami’ Kampus Unsyiah, Kamis (31/10/2019).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, sejumlah pejabat di Pemerintahan Kota Banda Aceh.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Tgk Alizar Usman mengatakan, FASI tahun 2019 ini diikuti oleh 1370 anak di Banda Aceh. Mereka merupakan santri dari 52 TPA, TPQ dan TKA di seluruh wilayah Kota Banda Aceh.

Event ini digelar selama empat hari, yakni dari tanggal 31 Oktober sampai dengan 3 November 2019.

Ada 25 cabang yang diperlombakan dengan lokasi perlombaan, panggung utama di halaman Masjid Jami’ Unsyiah, panggung di belakang Masjid Jami’ Unsyiah, Ruang Multi Media Perpustakaan Unsyiah, Aula Besar Masjid Jami’ Unsyiah dan Aula Fakultas Hukum Unsyiah.

Dikatakannya, tujuan kegiatan FASI ini untuk mencari kader peserta FASI untuk diikutsertakan pada FASi Tingkat Provinsi Aceh, dan menyalurkan bakat serta kreatifitas anak-anak di Banda Aceh ke arah positif, dengan harapan akan menjadi generasi gemilang yang berakhlak Qurani.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin mengatakan, kegiatan FASI menjadi kegiatan penting dalam rangka melahirkan generasi Qurani Banda Aceh yang berakhlakul karimah.

“Yang tampil di sini adalah santri-santri pilihan dari TPA, TPQ dan TKA di Banda Aceh. Mereka selama ini telah melalui proses bimbingan dan pembinaan, baik oleh orang tua di rumah maupun oleh guru/ustad,” kata Cek Zainal sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan ini, Cek Zainal mengajak para orang tua di Banda Aceh untuk terus berupaya dengan sekuat tenaga mempersiapkan anak-anaknya menjadi generasi yang Qurani yang berakhlakul karimah, generasi yang hidupnya berpedoman pada Al-Quran, mempelajari, mehamami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai orang tua kita wajib membimbing dan mengajari anak-anak generasi penerus kita agar memahami Al-Quran, karena sebagai pemimpin kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT kelak,”pungkas Zainal Arifin.()

Komentar

Loading...