Polisi Buru Pemilik Modal Tambang Emas Ilegal di Nagan Raya

Polisi Buru Pemilik Modal Tambang Emas Ilegal di Nagan Raya
Foto: Istimewa

Sukamakmue, Acehbisnis.com - Polres Nagan Raya menetapkan dua tersangka atas pertambangan emas ilegal di Gampong Blang Neah, Kecamatan Beutong, Nagan Raya dalam penggerebekan Senin (9/3/2020) lalu.

Tersangka yang saat ini ditahan berinisial RS (40) dan DM (39). Kedua tersangka ini diketahui sebagai operator asbuk yang merupakan warga Nagan Raya.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno didampingi Kasat Reskrim, AKP Fadillah Adytia Pratama mengatakan, meski awalnya tiga pelaku diamankan dalam penggerebekan Senin lalu, dua diantaranya itulah yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara, seorang lainnya yang berinisial JH selaku pekerja indang diketahui tak terlibat dalam kasus ini setelah menjalani pemeriksaan kepolisian.

"Pelaku yang masuk DPO yakni inisial Si, operator beco, AL pemilik modal sekaligus penyewa alat berat serta SA. Sedangkan pemilik beko masih dalam lidik," ujar Risno kepada wartawan di Mapolres Nagan Raya, Senin (16/3/2020).

Kapolres menambahkan, dalam penggerebekan tambang emas ilegal di pedalaman Gampong Blang Neuang, Kecamatan Beutong, Nagan Raya Senin lalu itu, terdapat dua titik lokasi tambang emas ilegal yang berdekatan.

"Untuk TKP yang dua tersangka kini dalam proses penyidikan, sedangkan TKP satu lagi hanya berhasil mengamankan beko yang kini dititip di lokasi," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Nagan Raya menangkap sejumlah pelaku penambangan emas ilegal di kawasan pedalaman Gampong Blang Neuang, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, Senin (9/3/2020) sore lalu.

Selain mengamankan sejumlah pelaku, polisi juga mengamankan dua unit ekskavator (beko) dan serbuk emas murni 25 gram sebagai barang bukti.

Atas perbuatannya, penambang emas ilegal ini dijerat dengan Pasal 158 UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara (Minerba) dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.()

HIMBAUAN FORKAMPIDA ACEH
IKLAN CORONA pemrpov aceh