Ketegangan Meningkat Jelang Pertemuan Perdagangan, Wall Street Melemah

Wallstreet - Reuters

Jakarta – Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah pada hari Selasa, (8/10/2019) setelah kemajuan dalam pembicaraan perdagangan tingkat tinggi dihancurkan oleh upaya AS untuk membatasi aliran modal ke China dan dimasukkannya beberapa startup asal negeri Panda tersebut ke daftar hitam.

Seluruh 11 sektor pada indeks S&P 500 diperdagangkan lebih rendah dan 28 dari 30 komponen indeks blue-chip Dow Jones di wilayah negatif.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 229,90 poin atau 0,87 persen ke level 26.248,12, sedangkan indeks S&P 500 turun 31,94 poin atau 1,09 persen ke 2.906,85 dan Nasdaq Composite turun 88,97 poin atau 1,12 persen ke level 7.867,33.

Perkembangan tersebut membebani sentimen negatif yang dipicu oleh laporan South China Morning Post bahwa China telah menurunkan ekspektasi menjelang pembicaraan tingkat tinggi, dan bahwa delegasi China dapat berangkat sehari lebih awal dari yang direncanakan.

Laporan datang ketika AS dan wakil negosiator perdagangan China bersiap untuk bertemu di Washington untuk pembicaraan pada Selasa, dengan diskusi tingkat tinggi dijadwalkan akan dimulai pada hari Kamis.

"Berita utama memberikan gambarang yang kurang optimis terhadap pembicaraan perdagangan pekan ini," kata John Zaller, kepala investasi MAI Capital Management, seperti dikutip Reuters.

"Investor tidak mengharapkan masalah besar atau kecil minggu ini, tetapi penundaan kesepakatan tarif perdagangan akan menjadi kekecewaan yang cukup besar bagi pasar."

AS memperluas daftar hitam perdagangannya dan perusahaan kamera keamanan China, Hikvision, dan produsen peralatan keamanan, Zhejiang Dahua Technology, ke dalamnya.

Langkah ini menekan pemasok komponen AS. Intel Corp, Nvidia Corp, Western Digital, dan Seagate Technology, yang melemah antara 1 persen dan 3,6 persen, sementara Ambarella Inc turun 8,6 persen.

Indeks Philadelphia Semiconductor turun 2 persen, sedangkan indeks teknologi tergelincir 1 persen.

Dow Jones juga terbebani oleh penurunan saham Boeing Co sebesar 1 persen.

The Wall Street Journal melaporkan gesekan antara AS dan Eropa dapat menunda upaya untuk melanjutkan penerbangan pesawat 737 MAX, setelah diganjar larangan terbang sejak awal 2019.

Secara terpisah, Boeing mengatakan pihaknya mengirimkan setengah jumlah pesawat di sembilan bulan pertama tahun 2019 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 229,90 poin atau 0,87 persen ke level 26.248,12, sedangkan indeks S&P 500 turun 31,94 poin atau 1,09 persen ke 2.906,85 dan Nasdaq Composite turun 88,97 poin atau 1,12 persen ke level 7.867,33.

Komentar

Loading...